PKB Bireuen Konsolidasi Pengurus Baru, Dek Gam Minta Anggota DPRK Santun Berpolitik dan Jauhi Penyelewengan

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bireuen menggelar silaturahmi dan konsolidasi bersama pengurus masa bakti 2026–2031 serta jajaran Anggota DPRK Fraksi PKB Bireuen, Minggu (2/8/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan struktur organisasi hingga strategi rekrutmen pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) di seluruh kecamatan.

Muat Lebih

Dalam forum tersebut, Sekretaris DPC PKB Bireuen, Zulfikar Muhammad, menjelaskan bahwa PKB kini menerapkan mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (UKK) dalam proses penetapan Ketua DPAC. Sistem ini menggantikan mekanisme pemungutan suara terbanyak yang dinilai kerap memunculkan konflik dan perpecahan di tingkat akar rumput.

Menurutnya, setiap kecamatan akan mengusulkan tiga hingga lima nama calon Ketua DPAC kepada DPC untuk mengikuti proses UKK sebelum ditetapkan sebagai ketua.

“Nanti diusulkan tiga hingga lima nama calon Ketua DPAC ke DPC untuk mengikuti uji kompetensi. Terlalu panjang konflik kalau memakai hitungan suara terbanyak yang membuat perpecahan di bawah. Kita mengedepankan musyawarah mufakat, dan Dewan Syura akan dilibatkan untuk menilai kelayakan calon,” ujar Zulfikar.

Ia menyebutkan, restrukturisasi kepengurusan merupakan tindak lanjut arahan Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud, yang meminta tim pemetaan bergerak pada 1–9 Agustus 2026 guna menjaring figur-figur terbaik untuk memperkuat organisasi menghadapi dinamika politik ke depan.

Zulfikar menegaskan, rekrutmen pengurus DPAC dilakukan secara terbuka tanpa membatasi jumlah anggota. Setiap desa ditargetkan memiliki sedikitnya lima orang perwakilan yang menjadi bagian dari kepengurusan tingkat kecamatan.

“Mereka akan menjadi ujung tombak partai di gampong-gampong. Karena itu kami membutuhkan kader yang kuat, kreatif, dan memiliki komitmen membesarkan PKB,” katanya.

Sebagai contoh, Kecamatan Kota Juang yang memiliki 23 desa ditargetkan memiliki sedikitnya 115 pengurus DPAC. Selain itu, PKB juga membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai kalangan, mulai dari tokoh pemuda, akademisi, praktisi, unsur dayah, hingga masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk warga keturunan Tionghoa di Kabupaten Bireuen yang ingin bergabung dengan PKB.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Bireuen, Amiruddin M. Daud atau yang akrab disapa Dek Gam, memberikan arahan kepada seluruh anggota DPRK Fraksi PKB, pengurus, relawan, dan simpatisan agar terus mengedepankan kerja-kerja politik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Dek Gam menekankan bahwa seluruh kader PKB harus menjaga etika politik, menjunjung tinggi integritas, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang.

“Anggota PKB harus mengedepankan politik yang santun, bekerja untuk kepentingan rakyat, dan menjauhi segala bentuk penyelewengan jabatan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran partai untuk mempererat soliditas organisasi, memperkuat komunikasi internal, dan menjaga kekompakan agar visi serta misi PKB dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Kegiatan hari ini menjadi momentum untuk merajut kembali keakraban, memperkuat kebersamaan, dan menyatukan langkah dalam membesarkan PKB di Kabupaten Bireuen,” pungkas Dek Gam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *