Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Muspika Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, turun langsung menjenguk Mardhiah (50), warga Gampong Putoh yang tengah terbaring sakit, Kamis (17/9/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Camat Samalanga Muhammad Rizal, SE, MM, bersama Ketua TP PKK Kecamatan Samalanga, jajaran Polsek Samalanga, Kepala Puskesmas Samalanga beserta tim medis.
Turut hadir perwakilan komunitas Samalanga Peduli dan ORC Indonesia Perwakilan Aceh. Mereka melihat langsung kondisi Mardhiah sekaligus mengidentifikasi kebutuhan kesehatan dan sosial keluarganya.
Kondisi keluarga Mardhiah menjadi perhatian karena ia harus merawat dan membesarkan seorang anak, Muhammad Khiar Rahmani (10), yang kini duduk di kelas IV SD/MI. Selain persoalan kesehatan, keberlanjutan pendidikan anak dan kebutuhan sosial keluarga turut menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut.
Di lokasi, Camat Samalanga langsung berkoordinasi dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Samalanga. Ia meminta agar kondisi keluarga Mardhiah dikawal sehingga dapat memperoleh bantuan sosial sesuai kriteria dan ketentuan yang berlaku.
“Mardhiah tercatat dalam kategori Desil 1, sehingga perlu dipastikan mendapatkan perhatian penuh dalam program bantuan sosial sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Muhammad Rizal.
Menurut Rizal, pemerintah kecamatan akan terus memantau kondisi keluarga tersebut dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar persoalan yang dihadapi dapat ditindaklanjuti.
“Kami ingin melihat langsung kondisi warga dan memastikan persoalan yang mereka hadapi dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait. Pemerintah harus hadir dan memberikan perhatian sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kunjungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, pendamping sosial, aparat keamanan, dan komunitas masyarakat diperlukan untuk merespons persoalan sosial di tingkat gampong.
Kunjungan Muspika Samalanga ini selanjutnya diharapkan menjadi langkah awal untuk mengawal kebutuhan keluarga Mardhiah, terutama dalam aspek kesehatan, bantuan sosial, dan keberlanjutan pendidikan anaknya.











