Menteri PU dan Bupati Bireuen Resmikan Uji Coba Bendung Irigasi Pantee Lhoong, Air Kembali Mengaliri 6.562 Hektare Sawah

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Ir. Doddy Hanggodo bersama Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis melakukan uji coba pengaliran Bendung Irigasi Pantee Lhoong di Gampong Beunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Rabu (29/7/2026). Pengaliran perdana ini menandai pulihnya salah satu infrastruktur irigasi strategis yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.

Muat Lebih

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri PU didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Kepala Dinas PUPR Bireuen, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen. Rombongan meninjau langsung aliran air dari bendung utama hingga memasuki saluran irigasi dan petak-petak sawah milik warga.

Uji coba dilakukan untuk memastikan bendung beserta jaringan irigasi berfungsi optimal. Hasilnya, air mengalir lancar hingga ke lahan pertanian, sehingga kebutuhan air bagi petani kembali dapat terpenuhi.

Beroperasinya kembali Bendung Irigasi Pantee Lhoong diharapkan mampu mengairi sekitar 6.562 hektare lahan persawahan. Pemulihan infrastruktur ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bireuen dan Aceh.

Di hadapan ratusan petani, Menteri PU Doddy Hanggodo menegaskan bahwa rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat banjir dan longsor merupakan salah satu prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, terutama untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian.

“Pemerintah pusat berkomitmen agar petani yang terdampak bencana hidrometeorologi dapat kembali berproduksi secepatnya. Alhamdulillah, perbaikan infrastruktur di lapangan berjalan sesuai target dan manfaatnya sudah mulai dirasakan masyarakat,” ujar Doddy.

Ia juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam mempercepat proses rehabilitasi. Menurutnya, jika masih ditemukan kendala pada jaringan irigasi, pemerintah akan segera melakukan normalisasi agar tidak mengganggu musim tanam.

Sementara itu, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana, khususnya saluran irigasi yang menjadi penopang utama sektor pertanian.

“Selama pascabencana, ribuan petani mengalami kesulitan memperoleh pasokan air. Alhamdulillah, kini air sudah kembali mengalir dan sebagian petani mulai memasuki musim tanam,” kata Mukhlis.

Ia menjelaskan, dari sekitar 15.000 hektare lahan sawah di Kabupaten Bireuen, lebih dari 2.000 hektare sempat terdampak banjir. Pemerintah terus melakukan rehabilitasi dan normalisasi jaringan irigasi agar seluruh areal pertanian dapat kembali berfungsi optimal serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *