BPBD Bireuen Gelar Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana

  • Whatsapp

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen menggelar sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana Tahun 2025 untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Acara yang berlangsung di Aula Hotel Bireuen Jaya pada Kamis (7/8/2025), ini diikuti oleh 63 peserta dari berbagai instansi dan elemen masyarakat.

Muat Lebih

“Bupati Bireuen melalui Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Hanafiah, S.P., CGCAE, dalam sambutannya menekankan bahwa Bireuen memiliki kerawanan bencana yang tinggi, mulai dari banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga gempa bumi.

Hanafiah juga mengungkapkan adanya tren peningkatan kasus kebakaran di wilayah tersebut. “Hingga 4 Agustus 2025, tercatat 128 kejadian kebakaran, naik dari 124 kasus sepanjang tahun 2024,” ujarnya.

“Melihat beragamnya potensi bencana ini, Hanafiah menegaskan bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. “Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah kabupaten, tetapi juga tanggung jawab kita semua, mulai dari tingkat kecamatan, gampong, hingga sinergitas dengan pihak swasta dan masyarakat,” tegasnya.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bireuen, Afwadi BA, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menyatukan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait potensi bencana di Bireuen.

“Pemerintah Kabupaten Bireuen juga telah menunjukkan komitmennya melalui berbagai kebijakan. Pada tahun 2024, telah diterbitkan Peraturan Bupati Bireuen Nomor 34 Tahun 2024 tentang Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Bireuen 2024-2028.

Selain itu, dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Kabupaten Bireuen 2025-2029 juga telah rampung dan akan segera disahkan.

“Sosialisasi ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Subhan dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Surya dari Stasiun Meteorologi BMKG, dan Kalak BPBD Bireuen sendiri.

Materi yang disampaikan mencakup urgensi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub Urusan Bencana, potensi bencana meteorologi, serta peran penting pemerintah gampong dalam penanggulangan bencana melalui pemanfaatan dana gampong.

“Acara ini dihadiri oleh perwakilan SKPK terkait, camat, keuchik gampong, dan organisasi masyarakat di bidang kebencanaan.

Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan pemahaman mendalam dan menghasilkan kesamaan pandangan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya penanggulangan bencana di Bireuen.

Laporan : Zubir

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *