Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Program Studi (Prodi) S1 Ekonomi Syariah Universitas Islam Aceh (UIA) Kampus Paya Lipah, Peusangan, Kabupaten Bireuen, kembali menorehkan prestasi dalam penguatan mutu pendidikan tinggi.
Prodi Ekonomi Syariah resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).
Predikat tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan LAMEMBA Nomor 293/DE/A.5/LAMEMBA-U/IX/2026, dengan masa berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 18 September 2026 hingga 18 September 2031.
Capaian ini mendapat apresiasi dari Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A. Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh civitas akademika yang dinilai telah bekerja secara konsisten dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik di lingkungan kampus.
“Keberhasilan Prodi Ekonomi Syariah meraih predikat Unggul merupakan buah dari kerja keras dan semangat kebersamaan,” kata Nazaruddin kepada Bedahnews.com, Sabtu (26/9/2026) malam.
Pernyataan tersebut disampaikan Nazaruddin di sela-sela menghadiri kegiatan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Jakarta.
Menurutnya, akreditasi tidak semata-mata menjadi pencapaian administratif, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi dan memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai standar mutu yang ditetapkan secara nasional.
Ia berharap predikat Unggul tersebut menjadi momentum bagi Prodi Ekonomi Syariah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, tata kelola, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kualitas lulusan.
Nazaruddin juga menyebut capaian tersebut semakin memperkuat posisi UIA sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang mendapat pendampingan intensif dari Kementerian Agama RI dalam program akselerasi akreditasi.
Dengan diraihnya akreditasi Unggul oleh Prodi Ekonomi Syariah, UIA kini memiliki dua program studi dengan predikat Akreditasi Unggul.
Sebelumnya, Prodi S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) UIA telah lebih dahulu meraih predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada 2025.
Proses Panjang Sejak 2025
Ketua Program Studi Ekonomi Syariah UIA, Aulia Fitri, S.Kom., M.M., mengatakan, pencapaian predikat Unggul merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan konsistensi dan kerja sama seluruh pihak.
Menurutnya, persiapan akreditasi telah dilakukan sejak Maret 2025. Sementara asesmen lapangan oleh tim asesor LAMEMBA baru dapat dilaksanakan pada Agustus 2026 setelah sempat mengalami penundaan akibat kendala bencana banjir yang terjadi pada akhir tahun sebelumnya.
“Proses panjang ini berhasil kita lewati berkat dukungan penuh dari Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan kerja keras tim,” ujar Aulia.
Ia menegaskan, hasil asesmen lapangan tidak akan berhenti sebagai dokumen evaluasi, tetapi akan menjadi bahan perbaikan berkelanjutan bagi Prodi Ekonomi Syariah.
Berbagai catatan dan masukan dari asesor akan dijadikan pijakan untuk memperkuat budaya mutu sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat proses pembelajaran serta mencetak lulusan yang berdaya saing tinggi di dunia kerja,” pungkasnya.











