Pemkab Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri Hafiz Alquran

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan beasiswa senilai Rp481 juta kepada 196 santri penghafal Alquran dari berbagai pesantren dan dayah di Kabupaten Bireuen. Bantuan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap prestasi santri sekaligus dukungan bagi generasi muda yang menekuni pendidikan agama.

Muat Lebih

Penyerahan beasiswa Thalabah Hafiz Alquran tersebut berlangsung dalam rangkaian upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Kamis (22/10/2026) pagi.

Beasiswa diserahkan secara simbolis kepada tujuh santri perwakilan penerima oleh Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi, MT, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bireuen.

Bertindak sebagai pembina upacara, Razuardi membacakan amanat tertulis Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.

Dalam amanat tersebut, Menteri Agama menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri setiap 22 Oktober merupakan momentum penting untuk mengenang jasa dan perjuangan ulama serta santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut menegaskan peran strategis santri dalam menentukan arah dan masa depan bangsa di tengah perkembangan zaman.

“Tema ini mengandung pesan penting bahwa santri memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan arah dan masa depan bangsa. Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan fisik mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak mulia,” ujar Razuardi saat membacakan amanat Menteri Agama.

Menteri Agama juga menekankan bahwa perubahan zaman tidak boleh memadamkan semangat pengabdian santri kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia mengajak seluruh santri menjadikan peringatan Hari Santri sebagai momentum untuk memperkuat semangat gotong royong serta melanjutkan perjuangan para ulama dan pahlawan melalui kontribusi nyata sesuai tantangan zaman.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Santri ini sebagai momentum untuk memperkuat gotong royong dan melanjutkan perjuangan para ulama serta pahlawan dengan cara terbaik pada zaman kita,” demikian amanat Menteri Agama yang dibacakan Razuardi.

Beasiswa Disesuaikan dengan Capaian Hafalan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah (DPD) Kabupaten Bireuen, Anwar, S.Ag., M.A.P., menjelaskan bahwa besaran beasiswa yang diberikan kepada 196 santri disesuaikan dengan kategori dan jumlah hafalan Alquran yang dikuasai masing-masing penerima.

Berdasarkan rincian Dinas Pendidikan Dayah, penerima beasiswa terdiri atas 92 santri kategori hafalan Juz ‘Amma dengan bantuan Rp1,5 juta per orang, serta 20 santri kategori Juz Alif Lam Mim yang masing-masing menerima Rp1,7 juta.

Selanjutnya, sebanyak 36 santri kategori hafalan tiga juz menerima Rp2,5 juta per orang. Sebanyak 24 santri kategori lima juz memperoleh Rp3,5 juta per orang, sedangkan 15 santri kategori 10 juz menerima Rp4 juta per orang.

Untuk kategori hafalan 20 juz, terdapat lima santri yang masing-masing memperoleh Rp7 juta. Sementara itu, empat santri penghafal 30 juz menerima beasiswa sebesar Rp10 juta per orang.

Dengan skema tersebut, total anggaran beasiswa yang disalurkan mencapai Rp481 juta.

Adapun tujuh santri yang menerima beasiswa secara simbolis mewakili setiap kategori hafalan, yakni Muhammad Al Hafidzi dari Pesantren Ummul Qura untuk kategori Juz ‘Amma; Fayyadz Azri dari Dayah Terpadu Jami’ah Azzanjabil untuk kategori Juz Alif Lam Mim; serta Amira Sabrina dari Pesantren Modern Ummul Qura untuk kategori tiga juz.

Berikutnya, Intan Qurratu Aini dari Jami’ah Azzanjabil mewakili kategori lima juz; Qhumani Ramadhan dari Dayah Muhammadiyah Boarding School untuk kategori 10 juz; Rifki dari Dayah Terpadu Azzanjabil untuk kategori 20 juz; dan Rizka Fhadilah dari Entrepreneur Darussalam untuk kategori 30 juz.

Penyaluran beasiswa ini diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan hafalan Alquran, memperdalam ilmu agama, serta mengembangkan potensi diri sebagai generasi penerus bangsa yang berilmu dan berakhlak mulia.

Upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Bireuen berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Pemkab Bireuen, pimpinan dayah dan pesantren, para ustaz, serta ratusan santri dari berbagai wilayah di Kabupaten Bireuen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *