Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Universitas Islam Aceh (UIA) mengukuhkan 227 lulusan dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Ke-2 Magister dan Ke-38 Sarjana yang berlangsung di Kampus UIA Paya Lipah, Kabupaten Bireuen, Selasa (20/10/2026). Momentum tersebut turut diwarnai pemberian hadiah ibadah umrah kepada civitas akademika berprestasi serta penghargaan bagi seorang hafidzah penghafal 30 juz Al-Qur’an.
Wisuda tersebut dihadiri Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., bersama sejumlah pejabat pemerintah, pimpinan perguruan tinggi, tokoh masyarakat, serta keluarga wisudawan.
Berdasarkan data yang disampaikan, sebanyak 227 lulusan yang dikukuhkan terdiri atas 33 lulusan program Magister (S2) dan 197 lulusan program Sarjana (S1). Dari jumlah tersebut, 32 lulusan meraih predikat cumlaude, sedangkan 195 lainnya memperoleh predikat sangat memuaskan.
Lulusan program sarjana berasal dari lima bidang studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 58 orang, Manajemen Pendidikan Islam (MPI) 18 orang, Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 28 orang, Ekonomi Syariah 7 orang, serta Hukum Keluarga Islam (HKI) sebanyak 83 orang.
Dalam sesi penghargaan, UIA memberikan hadiah ibadah umrah kepada Aulia Fitri, S.Sos., M.M., atas pencapaian akreditasi unggul. Apresiasi juga diberikan kepada Ade Warni, M.Pd., atas publikasi jurnal terakreditasi, Zia Ulrahmah, S.Pd., sebagai hafidzah 30 juz Al-Qur’an, serta Reza Afanur, M.Pd., atas prestasinya meraih juara melukis pada peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Kerja, Dr. Husnan, S.T., M.P.; Ketua DPRK Bireuen; pimpinan daerah tetangga; Ketua LLDikti Wilayah XIII Aceh; serta Wakil Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh, Prof. Dr. Kusmawati Hatta, M.Pd.
Hadir pula Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A., Wakil Rektor I Dr. Dhiauddin, M.Pd., Sekretaris Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) Dasril Azmi, S.Kom., M.Kom., unsur Forkopimda Bireuen, pimpinan perbankan, civitas akademika, dan orang tua wisudawan.
UIA Catat Sejumlah Prestasi dan Siapkan Prodi Baru
Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A., menyampaikan bahwa meskipun usia kelembagaan universitas tersebut belum genap dua tahun sejak bertransformasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah yang didirikan Yayasan Almuslim Peusangan pada 1985, UIA telah mencatatkan sejumlah capaian penting.
Di antaranya, keberhasilan meraih akreditasi unggul untuk Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Ekonomi Syariah. UIA juga memperoleh 10 penghargaan dalam ajang Kampus Terbaik Aceh 2026 dari Kopertais Wilayah V, termasuk Best Academic Excellence Award dan Best Website Performance Award, serta meraih GI BEI Award 2026.
Selain itu, UIA terpilih sebagai salah satu dari 30 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dan masuk nominasi perguruan tinggi binaan Ditjen Dikti. Kampus tersebut menargetkan pencapaian status institusi unggul pada 2030.
Untuk mendukung pengembangan akademik, UIA juga merencanakan pembukaan sejumlah program studi baru, yakni Hukum Tata Negara, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Bisnis Digital, dan Manajemen Bisnis Internasional.
Di hadapan para wisudawan, Nazaruddin menekankan pentingnya integritas, etika, dan nilai moral dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus diimbangi kejujuran serta tanggung jawab agar tidak disalahgunakan untuk manipulasi, penyebaran hoaks, pemalsuan data, maupun plagiarisme.
“Kecerdasan tanpa kejujuran bisa menjadi alat manipulasi, keahlian tanpa etika dapat memicu malapetaka. Di era digital, tantangan utama bukan sekadar mencari informasi, melainkan menjaga kejujuran, menangkal hoaks, manipulasi data, dan plagiarisme,” tegas Nazaruddin.
Bupati Mukhlis Dorong Lulusan Berkontribusi bagi Daerah
Sementara itu, Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia juga mengapresiasi peran orang tua serta tenaga pendidik yang telah mendukung keberhasilan para lulusan menyelesaikan pendidikan tinggi.
Mukhlis menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor penting dalam menentukan kemajuan suatu daerah. Menurutnya, kekayaan alam dan pembangunan fisik harus diimbangi dengan SDM yang berkualitas, berintegritas, dan mampu menghadirkan inovasi.
Ia berharap UIA terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bireuen, terutama dalam mendukung perumusan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kampus diharapkan terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam merumuskan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan dan meningkatkan pelayanan publik. Lulusan UIA harus mampu mengaplikasikan ilmunya untuk mengembangkan potensi daerah seperti sektor pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, perdagangan, dan UMKM,” ujar Mukhlis.
Bupati juga berpesan agar para lulusan tidak hanya berorientasi pada pencapaian karier pribadi, tetapi turut berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak cukup diukur dari gelar akademik maupun pencapaian profesional, tetapi juga dari kemampuan menjaga adab, akhlak, dan integritas dalam kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian wisuda ditutup dengan pelantikan resmi para sarjana dan magister oleh rektor, pemindahan tali toga, serta pembacaan ikrar wisudawan yang dipimpin Ruhul Kiram dan diikuti seluruh lulusan.
Melalui wisuda ini, UIA berharap para lulusan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, menjaga nilai-nilai moral, serta mengambil peran nyata dalam mendorong kemajuan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Bireuen.












