Dosen UIA Bireuen Raih Dua Penghargaan Nasional di MPI Award 2026, Dinobatkan Dosen Inspiratif dan Kreatif

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

SITUBONDO, BEDAHNEWS.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Universitas Islam Aceh (UIA) Bireuen. Dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah UIA Bireuen, Drs. Yusri, M.A., berhasil meraih dua penghargaan nasional dalam ajang MPI Award 2026 yang digelar di Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Situbondo, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Muat Lebih

Pada ajang bergengsi tersebut, Yusri dinobatkan sebagai penerima penghargaan Most Inspiring Lecturer dan Dosen dengan Metode Mengajar Paling Kreatif. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi, inovasi, dan kontribusinya dalam mengembangkan pembelajaran yang kreatif, inspiratif, serta adaptif terhadap perkembangan pendidikan di era digital.

MPI Award 2026 merupakan bagian dari rangkaian Temu Tahunan XIII Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) Indonesia dan International Annual Conference on Islamic Education Management (ACIEM) 2026 yang berlangsung pada 22–24 Juli 2026.

Penghargaan tersebut diberikan kepada akademisi yang dinilai memiliki rekam jejak unggul dalam pengembangan pembelajaran, inovasi desain instruksional, serta penerapan metode pedagogi transformatif yang mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa.

Menanggapi capaian tersebut, Yusri yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi MPI UIA Bireuen menyampaikan rasa syukur dan menganggap penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan kampus.

“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika UIA Bireuen untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan. Alhamdulillah, pada kesempatan yang sama Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A., juga menerima penghargaan Outstanding Rector Leadership Award,” ujar Yusri.

Ia menambahkan, Prodi MPI UIA Bireuen akan terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui pengembangan metode mengajar yang inovatif, memperluas jejaring kerja sama nasional dan internasional, serta meningkatkan budaya riset yang berdampak bagi masyarakat.

Forum ilmiah tahunan tersebut mengusung tema “Menavigasi MPI 5.0: Integrasi Kecerdasan Buatan (AI), Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE), dan Riset Berdampak Menuju Rekognisi Global”. Kegiatan ini diikuti sekitar 110 pimpinan perguruan tinggi, ketua program studi, serta akademisi dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Umum PPMPI Indonesia, Prof. Dr. Sri Rahmi, M.A., dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi perguruan tinggi terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan pendidikan global.

“Tantangan pendidikan tinggi saat ini menuntut Program Studi MPI untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta menghasilkan riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya.

Keberhasilan yang diraih Yusri, bersama penghargaan yang diterima Rektor UIA Bireuen, semakin memperkuat reputasi Universitas Islam Aceh sebagai salah satu perguruan tinggi yang terus mendorong inovasi pendidikan, penguatan tata kelola akademik, serta peningkatan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *