SMKN 1 Gandapura Pamerkan Produk Unggulan TeFa, Bertepatan Penilaian Sekolah Sehat

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com — Kreativitas siswa SMKN 1 Gandapura, Kabupaten Bireuen, ditampilkan melalui ajang TeFa One Day Expo yang digelar di halaman sekolah, Selasa (15/9/2026).

Muat Lebih

Berbagai produk unggulan hasil kegiatan Teaching Factory (TeFa) dipamerkan sekaligus dipromosikan kepada tim penilai Sekolah Sehat Pemkab Bireuen yang berkunjung ke sekolah tersebut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penilaian Sekolah Sehat jenjang SMA/SMK/MA tingkat Kabupaten Bireuen. Pameran juga menjadi momentum bagi siswa untuk memperkenalkan produk hasil pembelajaran vokasi yang memiliki nilai kreativitas dan ekonomi.

Kepala SMKN 1 Gandapura, Feri Irawan, S.Si., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa karya siswa tidak hanya berorientasi pada nilai ekonomis, tetapi juga dapat mendukung penerapan pola hidup sehat dan higienis di lingkungan sekolah.

“Pada penilaian sekolah sehat jenjang SMA/SMK/MA tingkat kabupaten hari ini, tim UKS berkolaborasi dengan tim BLUD sekolah menggelar TeFa One Day Expo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman,” ujar Feri Irawan.

Dalam pameran tersebut, siswa yang tergabung dalam Meuhase Entrepreneur Club menampilkan beragam produk dari lima program keahlian melalui brand ESM by SMKN 1 Gandapura.

Dari program keahlian Agribisnis Ternak, siswa menawarkan susu kambing dengan merek Good Goat, serta telur puyuh yang tersedia dalam bentuk mentah maupun rebus.

Sementara itu, siswa Desain Pemodelan Busana memamerkan berbagai produk, mulai dari mukena, celemek, jempal, pakaian, hingga aksesori berupa gantungan kunci dengan desain modern.

Produk kreatif lainnya ditampilkan siswa Teknik Pengelasan, berupa inovasi bangku kreatif yang memadukan keterampilan teknik dengan unsur desain.

Kehadiran produk-produk tersebut mendapat apresiasi dari rombongan tim penilai yang menilai kreativitas siswa sekaligus penerapan keterampilan vokasi dalam menghasilkan produk yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi.

Feri menyebutkan, kegiatan TeFa juga menjadi sarana bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam proses produksi, pengelolaan hingga pemasaran produk.

Turut mendampingi kegiatan tersebut Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Julaidar, S.Pd., M.Pd., Pengelola BLUD Ernawati, S.Si., serta jajaran guru SMKN 1 Gandapura.

Produk hasil karya siswa tersebut tidak hanya dipasarkan di lingkungan sekolah. Masyarakat juga dapat memperolehnya melalui berbagai agenda, seperti Uroe Peukan Geurugok setiap Selasa, Car Free Day, maupun sejumlah kegiatan dan pameran lainnya.

Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Gandapura terus mendorong siswa tidak hanya terampil sesuai kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki pengalaman kewirausahaan dan mampu menghasilkan produk yang dapat dipasarkan kepada masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *