Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMA Negeri 2 Bireuen tahun ini diwarnai aksi kepedulian terhadap anak yatim. Sebanyak 21 anak yatim dari SD Negeri 12 Cot Gapu, Bireuen, menerima santunan dan bingkisan dari pihak sekolah, Selasa (15/9/2026) pagi.
Santunan tersebut diserahkan Kepala SMAN 2 Bireuen, Hasan Basri, S.Pd., MM., bersama jajaran sekolah dalam rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di lingkungan sekolah.
Selain santunan, kegiatan juga diisi dengan kenduri maulid dan tausiah yang disampaikan penceramah agama, Ustaz Bahagia Hadi, S.Pd.I., M.Pd.
Kepala SMAN 2 Bireuen, Hasan Basri, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga sekolah untuk berbagi dengan sesama.
“Untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, hari ini kami bersama warga sekolah menggelar kenduri maulid dan menyantuni anak yatim. Selain dijamu makan bersama, anak yatim juga diberikan santunan dan bingkisan,” ujar Hasan Basri kepada Bedahnews.com di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, seluruh kebutuhan konsumsi dan lauk-pauk dalam kenduri maulid berasal dari partisipasi guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi SMAN 2 Bireuen.
Kegiatan tersebut juga melibatkan masyarakat sekitar. Sekolah mengundang sekitar 500 tamu dari luar sekolah, termasuk warga gampong setempat serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Ada hal menarik dalam pelaksanaan kenduri tersebut. Pengelolaan dan penyediaan konsumsi bagi para siswa ditangani langsung oleh jajaran siswa SMAN 2 Bireuen.
Hasan Basri menjelaskan, keterlibatan siswa dalam pengelolaan konsumsi sengaja dilakukan sebagai bagian dari proses pembelajaran di luar kelas. Para siswa dilatih untuk bekerja sama, mandiri, bertanggung jawab, serta mampu mengelola kebutuhan bersama dalam sebuah kegiatan.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian, kebersamaan, dan pembentukan karakter generasi muda.
Ia berharap momentum Maulid Nabi tahun ini semakin mempererat silaturahmi dan kekompakan seluruh warga sekolah serta memperkuat hubungan antara sekolah dengan masyarakat di lingkungan sekitar.
“Semoga melalui kegiatan ini silaturahmi, kerja sama, dan kekompakan seluruh warga sekolah semakin erat,” harap Hasan Basri.











