Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – SMA Negeri 1 Peusangan, Kabupaten Bireuen, memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang olahraga serta pemenang lomba kelas terbersih pada sela-sela upacara bendera dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekolah terhadap prestasi akademik maupun budaya menjaga kebersihan lingkungan. Khusus untuk lomba kelas terbersih, penilaian dilakukan sebelum bencana banjir bandang yang melanda sekolah pada 27 November 2025 dan menyebabkan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Bireuen, Yusnita, SE.Ak., SPd., MM, bersama Kepala SMAN 1 Peusangan, Jumiati, SPd., MPd.
Salah satu penerima penghargaan adalah Asnawi yang berhasil meraih Juara I cabang atletik putra pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Bireuen. Atas prestasi tersebut, Asnawi akan mewakili Kabupaten Bireuen pada O2SN tingkat Provinsi Aceh.
Sementara itu, pada lomba kelas terbersih, Juara I diraih kelas XI 1, Juara II kelas XI 2, dan Juara III kelas XI 4. Adapun Juara Harapan I diraih kelas X 2, Harapan II kelas X 4, dan Harapan III kelas X 5.
Dalam arahannya, Yusnita mengucapkan selamat datang kepada 167 siswa baru kelas X yang resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Peusangan. Ia mengajak para peserta didik baru untuk aktif belajar, mengenal budaya sekolah, serta membangun karakter sejak awal masa pendidikan.
“Siswa kelas X harus lebih aktif dan mulai mempersiapkan diri sejak dini untuk meraih cita-cita. Kenali budaya sekolah dan bangun komunikasi yang baik dengan para guru,” ujarnya.
Yusnita juga menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 harus berjalan secara edukatif, aman, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun perploncoan.
“Tidak boleh ada kegiatan plonco-ploncoan. Jadikan MPLS sebagai wadah pengenalan lingkungan sekolah yang menyenangkan. Siswa kelas XI dan XII juga diharapkan menjadi teladan bagi adik-adiknya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Peusangan, Jumiati, mengatakan pada tahun ajaran 2026/2027 sekolah menerima 167 peserta didik baru. Dengan jumlah tersebut, total siswa yang menempuh pendidikan di SMAN 1 Peusangan kini mencapai 431 orang.
“Seluruh kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan menggunakan 14 ruang belajar yang tersedia. Kami berharap seluruh siswa dapat belajar dengan nyaman dan terus meningkatkan prestasi, baik akademik maupun nonakademik,” kata Jumiati.
Melalui pemberian penghargaan pada momen pembukaan MPLS ini, SMAN 1 Peusangan berharap dapat memotivasi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, disiplin, dan menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian dari budaya positif yang terus dikembangkan.








