Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen resmi memulai pembangunan 31 unit Hunian Tetap (Huntap) komunal bagi penyintas bencana di Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli. Dimulainya pembangunan ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung pada Rabu (8/7/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T., yang diwakili Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bireuen, Ir. Fadli Abdullah. Prosesi tersebut turut dilanjutkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Ir. Marwan, S.T., M.T.
Kegiatan itu dihadiri Camat Juli Hendy Maulana, S.I.P., M.S.M., Keuchik Krueng Simpo Mursal Musa, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), para penyintas bencana, serta masyarakat setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Ir. Marwan, S.T., M.T., mengatakan pembangunan 31 unit huntap komunal tersebut sepenuhnya didanai melalui anggaran BNPB. Usai seremoni peletakan batu pertama, pekerjaan fisik akan segera dimulai agar proses pembangunan dapat diselesaikan sesuai target.
“Setelah peletakan batu pertama ini, pembangunan fisik akan langsung dilaksanakan di lapangan,” ujar Marwan.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bireuen terus mengawal percepatan pembangunan huntap bagi masyarakat terdampak bencana. Bupati Mukhlis juga secara berkala melakukan pemantauan melalui BPBD guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Berdasarkan hasil verifikasi tahap pertama, saat ini terdapat 408 unit huntap yang sedang dibangun di sejumlah wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bireuen. Pembangunannya melibatkan pihak ketiga yang bekerja sama dengan BNPB serta sejumlah lembaga donor.
Untuk pembangunan huntap komunal, terdapat dua lokasi utama, yakni 45 unit di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, dan 31 unit di Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli.
Sementara itu, sebanyak 36 unit huntap telah rampung dibangun dan sebagian di antaranya sudah ditempati oleh para penyintas.
Pemkab Bireuen berharap dukungan dari BNPB, para mitra donor, serta seluruh elemen masyarakat terus mengalir agar program pembangunan hunian tetap dapat berjalan lancar. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pembangunan berlangsung sehingga seluruh huntap dapat segera dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan.








