617 Mahasiswa USK Jalani KKN di 90 Gampong Bireuen, Bupati Mukhlis Minta Bantu Pemulihan Pascabencana

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Sebanyak 617 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh mulai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN Tematik Literasi Tahun 2026 di Kabupaten Bireuen. Selama satu bulan ke depan, mereka akan mengabdi di 90 gampong yang tersebar di 12 kecamatan.

Muat Lebih

Penyerahan mahasiswa dilakukan secara simbolis oleh Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Ir. Wira Dharma, S.Si., M.Si., kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Selasa (7/7/2026). Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan unsur terkait.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Wira Dharma, mengatakan sebanyak 617 mahasiswa yang mengikuti KKN terdiri atas 453 mahasiswi dan 164 mahasiswa dari berbagai fakultas dan disiplin ilmu.

“Kehadiran mahasiswa di Bireuen harus dilandasi semangat membangun Aceh dan membangun Bireuen. Karena itu, kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat menjadi hal yang sangat penting,” kata Wira.

Ia meminta seluruh peserta KKN menghormati adat istiadat setempat, berkolaborasi dengan pemerintah gampong, serta melibatkan masyarakat dalam setiap program yang dijalankan. Menurutnya, KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran sosial dan kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Bupati Bireuen Mukhlis berharap kehadiran mahasiswa USK dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa, termasuk mendukung percepatan pemulihan daerah yang terdampak banjir dan tanah longsor pada akhir 2025.

“Kami berharap adik-adik mahasiswa tidak hanya menjalankan program yang telah disusun dari kampus, tetapi juga mampu melihat kebutuhan riil masyarakat. Dengarkan aspirasi warga, petakan potensi desa, lalu susun program yang benar-benar bermanfaat,” ujar Mukhlis.

Ia juga meminta para peserta KKN membangun komunikasi yang baik dengan aparatur gampong dan masyarakat agar seluruh program dapat berjalan efektif dan meninggalkan manfaat yang berkelanjutan.

Adapun lokasi KKN meliputi Kecamatan Jeunieb, Peudada, Jeumpa, Peusangan, Samalanga, Simpang Mamplam, Peulimbang, Kota Juang, Juli, Jangka, Makmur, dan Gandapura.

Pemerintah Kabupaten Bireuen turut menginstruksikan para camat, keuchik, dan perangkat gampong untuk memberikan pendampingan, menjamin keamanan, serta mendukung pelaksanaan KKN sehingga kolaborasi antara USK dan Pemkab Bireuen dapat berjalan optimal dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *