Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh akan menggelar Pasar Tani di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang melibatkan 32 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan inflasi daerah.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen, Mulyadi SE MM, melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Nasriadi SP, mengatakan Pasar Tani merupakan bagian dari program road show Distanbun Aceh yang digelar di sejumlah kabupaten/kota.
“Pasar Tani akan berlangsung selama satu hari penuh di RTH Cot Gapu Bireuen. Masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dan hasil pertanian langsung dari petani maupun pelaku UMKM dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Nasriadi, Senin (6/7/2026).
Berbagai komoditas akan dijual dalam kegiatan tersebut, mulai dari sayuran dan buah-buahan segar, beras, telur, bumbu dapur, aneka produk olahan UMKM, pupuk, bibit tanaman, hingga gas LPG 3 kilogram.
Panitia dari Banda Aceh kini telah mulai mempersiapkan lokasi kegiatan, termasuk pemasangan tenda bagi para peserta.
Sebanyak 32 peserta yang telah terdaftar berasal dari berbagai kelompok tani, pelaku UMKM, serta lembaga pendidikan, di antaranya Universitas Almuslim (Umuslim), Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, dan SMK Pembangunan Pertanian (SMK-PP) Negeri Bireuen.
Selain di Bireuen, road show Pasar Tani juga akan digelar di sejumlah daerah lain di Aceh, seperti Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Tengah, dan Kabupaten Aceh Besar.
Mulyadi mengatakan, Pasar Tani tidak hanya menjadi sarana promosi produk pertanian lokal, tetapi juga memperpendek rantai distribusi sehingga harga komoditas lebih stabil.
“Petani dapat menjual hasil panennya secara langsung kepada konsumen tanpa melalui rantai distribusi yang panjang. Di sisi lain, masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah. Inilah tujuan utama Pasar Tani sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah,” ujarnya.








