Sambut HANI 2026, Mahasiswa UNIKI Bireuen Gandeng BNNK Gelar Donor Darah dan Edukasi Bahaya Narkoba

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen menggelar aksi donor darah yang dirangkai dengan sosialisasi bahaya narkoba dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kampus UNIKI, Jalan Banda Aceh–Medan, Gampong Blang Blang, Kecamatan Jeumpa, Rabu (24/6) pagi.

Muat Lebih

Kegiatan kemanusiaan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. Fauziah Bireuen serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bireuen. Selain membantu memenuhi kebutuhan stok darah untuk pasien, kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi bagi mahasiswa terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Pantauan Bedahnews.com di lokasi menunjukkan tingginya antusiasme peserta. Pendonor tidak hanya berasal dari kalangan mahasiswa, tetapi juga diikuti jajaran pimpinan dan pejabat rektorat UNIKI, sejumlah instansi di sekitar kampus, hingga pegawai BNNK Bireuen yang turut mendonorkan darah.

Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) UNIKI Bireuen, Fadhalul Akmal, mengatakan kegiatan donor darah tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang sedang menjalani perawatan, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu,” ujarnya kepada Bedahnews.com.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan BNNK Bireuen dalam memberikan sosialisasi HANI 2026 di lingkungan kampus. Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba sangat penting untuk membangun kesadaran mahasiswa sekaligus mendorong peran mereka sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

“Kami ingin mahasiswa UNIKI tidak hanya mampu menjaga diri dari ancaman narkoba, tetapi juga ikut berkontribusi memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan sejak dini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Bireuen melalui Penelaah Kebijakan BNNK, Muzakkir, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan modus penyalahgunaan narkoba yang kini semakin beragam, termasuk melalui penggunaan rokok elektrik atau vape.

Selain memberikan penyuluhan, personel BNNK Bireuen yang hadir juga turut berpartisipasi dalam aksi donor darah sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.

“Kami ingin mahasiswa memahami berbagai bentuk ancaman narkoba yang terus berkembang. Harapannya, mahasiswa UNIKI dapat menjadi generasi yang kuat, sadar akan bahaya narkotika, dan berperan aktif mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba menuju generasi emas Indonesia,” tegas Muzakkir.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *