FSPP UNIKI Wajibkan Mahasiswa Publikasi Riset, Target Tembus Jurnal SINTA 3

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (FSPP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus mendorong penguatan budaya riset di lingkungan kampus. Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah mewajibkan mahasiswa melakukan penelitian mandiri dengan target luaran publikasi pada jurnal ilmiah nasional terakreditasi minimal SINTA 3.

Muat Lebih

Kebijakan tersebut digagas di bawah kepemimpinan Dekan FSPP UNIKI, Mizan Maulana, S.P., M.Si., sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi riset sekaligus kualitas lulusan agar memiliki daya saing di tingkat nasional.

Menurut Mizan, penelitian mahasiswa tidak seharusnya berhenti sebagai laporan skripsi yang hanya tersimpan di meja pembimbing. Setiap karya ilmiah harus memiliki nilai manfaat dan didorong untuk dapat dipublikasikan sehingga memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

“Mahasiswa harus dibiasakan menjadi peneliti sejak dini. Penelitian yang baik bukan hanya selesai di meja pembimbing, tetapi harus dipublikasikan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat ilmiah. Karena itu, kami menargetkan setiap penelitian mahasiswa memiliki luaran minimal artikel pada jurnal terakreditasi SINTA 3,” ujar Mizan di Bireuen, Jumat (7/8/2026).

Untuk merealisasikan target tersebut, FSPP UNIKI menyiapkan sistem pendampingan penelitian secara intensif. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyusunan proposal, pelaksanaan penelitian di lapangan, pengolahan dan analisis data, penulisan artikel ilmiah, hingga proses pengajuan atau submit ke jurnal nasional terakreditasi.

FSPP UNIKI juga membentuk kelompok riset kolaboratif yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Skema ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem penelitian yang berkelanjutan sekaligus memperkuat interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa.

Sebagai langkah awal, FSPP UNIKI membentuk Tim Penelitian Pertanian Pesisir Aceh. Tim tersebut melibatkan mahasiswa dalam sejumlah penelitian strategis yang mengangkat isu pertanian dan lingkungan di wilayah pesisir.

Fokus penelitian mencakup ketahanan pangan, konservasi lahan, adaptasi terhadap perubahan iklim, hingga pengembangan inovasi teknologi pertanian yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan mengusung semangat Research, Innovation, Publication, and Impact, tim penelitian tersebut diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara dosen dan mahasiswa sekaligus menghasilkan penelitian yang memiliki dampak nyata.

Mizan mengatakan, budaya publikasi menjadi salah satu indikator penting dalam pengembangan kualitas akademik perguruan tinggi. Melalui penelitian yang orisinal dan aplikatif, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki rekam jejak akademik yang lebih kuat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari mahasiswa FSPP UNIKI. Sistem pendampingan dari tahap awal penelitian hingga publikasi dinilai dapat membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah, membuka peluang mengikuti hibah penelitian, mendukung persiapan studi lanjut, serta meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Melalui kebijakan tersebut, FSPP UNIKI optimistis dapat melahirkan lebih banyak peneliti muda yang produktif dan inovatif. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya FSPP UNIKI memperkuat peran kampus sebagai salah satu pusat pengembangan riset pertanian dan peternakan di Aceh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *