Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Kecelakaan lalu lintas maut melibatkan dua kendaraan roda enam terjadi di Jalan Lintas Banda Aceh–Medan, kawasan Desa Ceurucok, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 07.45 WIB.
Dalam kecelakaan tersebut, satu orang penumpang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka ringan. Sementara seorang pengemudi lainnya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Kerugian materiel akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Kecelakaan melibatkan satu unit dump truck Colt Mitsubishi bernomor polisi BL 8071 Z dan truck box Mitsubishi BK 8810 CI.
Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasatlantas AKP Irwansyah Nasution, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian, kecelakaan bermula saat truck box Mitsubishi yang dikemudikan Muchlis (45), warga Medan Deli, Kota Medan, melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh.
Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju dump truck Colt Mitsubishi yang dikemudikan M Husaini (33), warga Kecamatan Simpang Mamplam, dari arah Banda Aceh menuju Medan.
Diduga saat melaju, dump truck tersebut mengambil jalur terlalu ke kanan sehingga masuk ke jalur yang dilalui truck box. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
Bagian depan dump truck menghantam pintu depan sebelah kanan truck box. Benturan keras tersebut menyebabkan sejumlah penumpang dump truck mengalami luka-luka.
Salah satu korban, Basri Adam (51), petani asal Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Simpang Mamplam, meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Simpang Mamplam.
Sementara pengemudi dump truck, M Husaini, bersama dua penumpangnya, Zikrullah (20) dan Asnawi Muhammad (47), mengalami luka ringan.
Sedangkan pengemudi truck box, Muchlis, tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan pengemudi dump truck tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Selain itu, kedua pengemudi kendaraan diketahui tidak menggunakan sabuk pengaman saat kecelakaan terjadi.
Kondisi jalan di lokasi kejadian berupa jalan lurus beraspal dengan konfigurasi satu jalur untuk dua arah dan dilengkapi marka garis kuning putus-putus. Saat kecelakaan terjadi, kondisi cuaca cerah dan arus lalu lintas terpantau sedang.
Petugas Satlantas Polres Bireuen yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti.
Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Satlantas Polres Bireuen untuk proses penyelidikan lebih lanjut.











