Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus mematangkan persiapan pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Sebanyak 1.457 calon mahasiswa dijadwalkan mengikuti ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang akan digelar di dua lokasi, yakni Bireuen dan Lhokseumawe.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNIKI yang berlangsung di Ruang Teleconference Kampus UNIKI Blang Badeh, Bireuen, Sabtu (23/5/2026). Rapat dipimpin Ketua Panitia SPMB UNIKI, Dr. Drs. Taufiq, M.Pd, dan dihadiri jajaran pimpinan rektorat.
Dalam arahannya, Dr. Taufiq menyampaikan bahwa pendaftaran mahasiswa baru gelombang pertama akan ditutup pada 31 Mei 2026. Setelah itu, para peserta akan mengikuti ujian seleksi pada 2 hingga 3 Juni 2026.
“Hingga saat ini tercatat sebanyak 1.457 calon mahasiswa telah mendaftar untuk mengikuti ujian CAT,” ujarnya.
Pelaksanaan ujian dipusatkan di dua kampus, yakni Kampus Induk UNIKI di Blang Badeh, Bireuen, serta Kampus II UNIKI di Alue Awe, Lhokseumawe. Pembagian lokasi dilakukan untuk mempermudah akses peserta sekaligus meningkatkan efisiensi pelaksanaan seleksi.
Menurut Dr. Taufiq, penerapan sistem CAT bertujuan menciptakan proses seleksi yang lebih objektif, transparan, dan akuntabel.
“Tahun ini kita menggunakan sistem CAT agar proses seleksi berjalan lebih objektif, transparan, dan mampu menghasilkan calon mahasiswa yang benar-benar kompeten,” katanya.
Selain ujian berbasis komputer, UNIKI juga menerapkan seleksi tambahan bagi peserta yang memilih program studi tertentu di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Agama Islam (FAI).
Khusus Program Studi Pendidikan Jasmani, peserta diwajibkan mengikuti tes fisik dan wawancara. Sementara calon mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan akan menjalani tes keterampilan untuk mengukur minat dan bakat di bidang seni.
Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M., menegaskan bahwa proses seleksi harus berjalan ketat guna menjaga mutu pendidikan dan kualitas lulusan kampus.
“Seleksi ini harus benar-benar menghasilkan mahasiswa yang kompeten, disiplin, dan siap mengikuti proses perkuliahan dengan baik sampai selesai,” tegasnya.
Senada dengan itu, Wakil Rektor I Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M., Wakil Rektor II Chairul Bariah, S.E., M.M., serta Wakil Rektor III Dr. H. Kamaruddin meminta seluruh panitia memastikan kesiapan sarana teknis, sistem pengawasan, dan kelancaran pelaksanaan ujian di lapangan.
Bagi masyarakat yang belum sempat mendaftar pada gelombang pertama, UNIKI kembali membuka pendaftaran gelombang kedua mulai 1 Juni hingga 29 Juli 2026. Proses seleksi pada gelombang kedua tetap menggunakan standar yang sama seperti tahap sebelumnya.
Panitia juga mengimbau seluruh calon peserta untuk terus memantau informasi terkait persyaratan dan teknis pelaksanaan ujian melalui laman resmi uniki.ac.id.








