Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Kondisi jalan penghubung antar-kecamatan di Kabupaten Bireuen, tepatnya jalur yang melintasi Kecamatan Gandapura dan Kecamatan Makmur, dilaporkan semakin memprihatinkan. Jalan sepanjang sekitar tiga kilometer yang menghubungkan Gampong Cot Puuk, Ujung Bayu, hingga Paya Dua itu hingga kini masih berupa tanah berbatu dan belum tersentuh pengaspalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan, badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur setiap kali hujan turun. Kondisi tersebut menyebabkan akses transportasi warga terganggu, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada jalur itu untuk aktivitas ekonomi dan pendidikan.
Jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Gampong Tanjong Mesjid di Kecamatan Gandapura dengan Gampong Cot Kruet di Kecamatan Makmur. Namun, hampir seluruh titik jalan saat ini mengalami kerusakan parah dan sulit dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Seorang warga Gampong Paya Dua, M. Fadli, mengaku kecewa karena kerusakan jalan tersebut telah berlangsung bertahun-tahun tanpa penanganan serius dari pemerintah daerah.
“Setiap hujan kondisi jalan desa kami ini becek, dan di beberapa lokasi tergenang air. Baru semalam hujan saja kondisinya sudah seperti ini, apalagi kalau puncak musim hujan, sangat sulit dilalui,” ujar Fadli saat ditemui, Sabtu, 9 Mei 2026.
Menurutnya, selama ini warga hanya mampu melakukan perbaikan secara swadaya dengan menimbun titik-titik jalan yang paling rusak. Namun upaya tersebut dinilai tidak mampu bertahan lama karena minimnya infrastruktur pendukung seperti drainase.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bireuen segera memprioritaskan pengaspalan jalan tersebut karena dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat. Selain itu, mereka juga meminta pembangunan saluran drainase di sepanjang sisi jalan agar genangan air tidak terus merusak badan jalan.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi akses penghubung antar-kecamatan tersebut masih memprihatinkan. Kerusakan jalan disebut berdampak langsung terhadap distribusi hasil pertanian warga serta akses pendidikan bagi pelajar di wilayah pedalaman Bireuen.
Masyarakat mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bireuen segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan dan memasukkan proyek pengaspalan jalan tersebut ke dalam program prioritas pembangunan tahun ini.








