HMJ Fakultas Syariah IAIN Langsa Melaksanakan Pengabdian di Desa Gajah Mentah

  • Whatsapp
banner 468x60

Jurnalis: Sely Novita

ACEH TIMUR, BEDAHNEWS.com – Tiga Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Syariah IAIN Langsa melaksanakan kegiatan syariah beraksi dengan tema “gerak pengabdian melek hukum dan moral” di Desa Gajah Mentah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur selama 10 hari sejak, 13 September sampai dengan
23 September 2021.

Muat Lebih

banner 468x60

Adapun tiga Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) tersebut ialah, Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Pidana Islam (HMJ HPI), Himpunan Mahasiswa Jurusa Hukum Ekonomi Syariah (HMJ HES), dan Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara (HMJ HTN).

Dalam kegiatan pengabdian tersebut, pihak panitia juga mengadakan beberapa kegiatan diantaranya perlombaan surat pendek, hitung cepat, adzan, dan cerdas cermat, dengan tema “membentuk anak bangsa yang rahmatan lil alamin”. Selain itu panitia juga melaksanakan kegiatan diskusi penyuluhan kesadaran hukum dengan tema “narkoba ditinjau dari berbagai aspek (hukum, hukum islam, mental, ekonomi dan sosial budaya)”, dengan menghadirkan pemateri DR. Zulfikar, MA (Dekan Fakultas Syariah), Irwanda (Sekretaris Komisi A DPRK Aceh Timur) dan Raja Bangsawan, S.Sos.I, MA, moderator Marlisa. Kegiatan selanjutnya bersosialisasi kepada anak yang ada di Desa Gajah Mentah seperti memberikan pembelajaran dan mengaji.

Muhammad Reza selaku Ketua HMJ HPI dan mewakili ketua HMJ lainnya dalam siaran pers menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan atas rasa empati dari kawan-kawan HMJ di Fakultas Syariah dengan keadaan kondisi di Desa Gajah Mentah yang kemudian berangkat dari hati nurani sehingga sepakat untuk melakukan kegiatan pengabdian ini.

“Tujuan kita dalam melaksanakan kegiatan syariah beraksi dengan tema gerak pengabdian melek hukum dan moral di Desa Gajah Mentah untuk melihat langsung situasi dan keadaan yang ada di desa ini. Selama 10 hari kami berada di sini, kami melihat masih banyak kekurangan fasilitas seperti listrik, air bersih dan keadaan ekonomi. Jadi harapan kami kepada pemerintah Aceh Timur khususnya agar lebih memperhatikan lagi keadaan dan situasi yang ada di Desa gmGajah Mentah ini,” sebut Muhammad Reza.

“Ini juga implementasi dari tri darma perguruan tinggi di poin ke tiga yang berbunyi pengabdian sudah semestinya mahasiswa hadir ke dalam setiap peradaban masyarakat dalam upaya mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambahnya.

Ketua Panitia Muhammad Anwar menyampaikan, ini menjadi pukulan yang sangat berat bagi kami dimana yang sering kita lihat di negeri ini dengan program program pembangunan yang dilakukan, tetapi masih ada daerah yang tertinggal dimana semua fasilitas di desa ini juga tidak memadai.

“Dan hari ini kami turun ke sini juga untuk mencari solusi yang kiranya dapat kami diskusikan dengan pihak terkait nantinya,” ujar Muhammad Anwar.

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *