SINGKIL, BEDAH NEWS.com – Pemerhati dan penggiat anti korupsi Aceh Singkil LSM BARAK-AS Nur Rizal Kahfi Pohan mengapresiasi Pemkab Aceh Singkil yang telah membentuk tim dalam hal menyikapi tentang pembangunan jalan di perbatasan Aceh Selatan-Kuala Baru- lembah Bhakti Aceh singkil senilai Rp.69 miliar.
“Perkirakan tidak akan selesai sesuai target (kontrak) kerja pada 15 Desember 2021, atas sikap tegas dan kepedulian Pemkab Aceh Singkil mengenai nasib proyek multiyears senilai Rp.69 miliar itu, tim Pemkab Aceh Singkil berangkat menjumpai Pemprov Aceh melalui Kadis PUPR Aceh Mawardi di Banda Aceh,” kata Nur arizal, Rabu (08/09/2021).
Nur Rizal juga meminta pemerintah Provinsi Aceh melalui Kadis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) Aceh Mawardi agar jalan batas Aceh selatan- Kuala baru dan Lembah Bhakti, segera dapat dituntaskan dan dilanjutkan pada tahun 2022 mendatang.
“Demi kesinambungan pembangunan mengentaskan kemiskinan di wilayah pesisir lintas batas pantai barat – selatan secara merata, adil dan berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat Aceh Singkil dan Aceh umumnya merasakan kehidupan dan hidup sejahtera, adil dan makmur,” sebut Nur Rizal.
Sementara itu, Asisten II Sekdakab Aceh Singkil Muzni yang juga selaku ketua tim mengatakan, pihaknya membawa harapan besar masyarakat Aceh Singkil untuk dapat bertemu Kadis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) Aceh terkait pembangunan jalan tersebut.
“Jika saja tidak dapat terselesaikan tepat waktu pada 15 Desember 2021 mendatang, maka masyarakat meminta dapat dilanjutkan pada tahun berikutnya,” sebut Muzni.
Menurutnya, pemerintah Provinsi Aceh melalui dinas PUPR Aceh, serius menanggapi harapan masyarakat tersebut.
“Insyaallah kata Mawardi kadis PUPR Aceh, akan kita upayakan secara merata pembangun sampai ke Aceh Singkil di segala bidang,” tambah Muzni.








