AKBP Yulhendri: Komunikasi Publik Tanggung Jawab Seluruh Personel Polres Bireuen

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com — Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri menegaskan pentingnya kemampuan komunikasi publik bagi setiap personel Polri di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial.

Muat Lebih

Menurutnya, kehumasan bukan lagi semata-mata menjadi tugas fungsi Sihumas, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh anggota Polri dalam menjaga kepercayaan dan citra institusi di mata masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan AKBP Yulhendri saat membuka Pelatihan Kehumasan Polri di Aula Serba Guna Pesat Gatra 93 Mapolres Bireuen, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU), para perwira, personel Mapolres, hingga anggota Polsek jajaran. Kapolres didampingi Kabag Ops dan Kasi Humas Polres Bireuen.

Dalam arahannya, Yulhendri mengatakan perkembangan media digital membuat informasi mengenai kinerja kepolisian dapat diketahui masyarakat dalam waktu singkat. Kondisi tersebut menuntut setiap personel memiliki kemampuan menyampaikan informasi secara tepat, cepat, dan bertanggung jawab.

“Setiap personel memiliki peran dalam menjaga citra institusi. Karena itu, kemampuan berkomunikasi, menyampaikan informasi, dan memahami etika bermedia sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Yulhendri.

Ia juga mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak sembarangan menyampaikan informasi, terutama ketika menghadapi isu sensitif maupun peristiwa yang menjadi perhatian luas masyarakat.

Menurutnya, setiap informasi yang disampaikan kepada publik harus berlandaskan fakta dan data yang valid serta dikemas dengan bahasa yang jelas dan tidak menimbulkan polemik.

“Informasi yang disampaikan harus benar, jelas, tidak menimbulkan polemik, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta nama baik institusi Polri,” tegasnya.

Personel Dituntut Mampu Kelola Informasi

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bireuen AKP M. Nasir menekankan pentingnya penguasaan keterampilan teknis komunikasi agar informasi mengenai pelayanan dan kegiatan kepolisian dapat diterima masyarakat dengan baik.

Ia mengatakan setiap personel memiliki kesempatan sekaligus tanggung jawab untuk menyampaikan informasi positif mengenai berbagai kegiatan kepolisian, tentunya dengan tetap memperhatikan aturan dan etika.

“Setiap personel Polri punya peran menyebarkan informasi positif. Personel harus mampu memilih dan mengemas informasi sehingga mudah dipahami masyarakat,” tutur M. Nasir.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi praktis mengenai berbagai aspek kehumasan. Mulai dari teknik penulisan rilis berita, dokumentasi kegiatan, pengambilan foto dan video jurnalistik, pengelolaan media sosial, hingga strategi penyebarluasan informasi publik.

Kemampuan dokumentasi visual juga menjadi bagian penting dalam pelatihan. Foto dan video dinilai dapat memperkuat penyampaian informasi sekaligus menjadi dokumentasi nyata mengenai kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pelatihan tersebut, Polres Bireuen berharap kapasitas personel dalam mengelola dan menyampaikan informasi publik semakin meningkat.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Polri yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas di lapangan, tetapi juga mampu berkomunikasi secara humanis, transparan, dan bertanggung jawab di ruang publik.

Dengan demikian, setiap personel diharapkan mampu menjadi bagian dari wajah komunikasi Polres Bireuen dalam membangun kepercayaan serta memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *