Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com — Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri menegaskan pentingnya peran ulama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus membina generasi muda agar terhindar dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
Hal itu disampaikan Yulhendri saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kabupaten Bireuen periode 2025–2030 di Aula Universitas Islam Aceh (UIA), Desa Paya Lipah, Kecamatan Peusangan, Rabu (9/9/2026).
Yulhendri mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru HUDA Bireuen. Menurutnya, ulama memiliki posisi strategis dalam membimbing masyarakat, menyampaikan edukasi keagamaan, serta memperkuat persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Ia berharap HUDA dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan Kepolisian Resor Bireuen dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Ulama memiliki peran yang sangat penting dalam membimbing dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap sinergi antara ulama dan Kepolisian terus terjalin dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang harmonis,” kata AKBP Yulhendri.
Selain menjaga kamtibmas, Kapolres juga mengajak para pengurus HUDA untuk ikut menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Menurutnya, keterlibatan ulama sangat dibutuhkan untuk membangun kesadaran generasi muda agar tidak terjerumus dalam berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan, termasuk kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
Peran tersebut dinilai semakin penting mengingat ulama dan pimpinan dayah memiliki kedekatan dengan masyarakat serta menjadi salah satu rujukan dalam pembinaan moral dan kehidupan sosial.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, HUDA Kabupaten Bireuen diharapkan semakin aktif memberikan kontribusi bagi pembinaan umat, pendidikan keislaman, penguatan persatuan, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di daerah.
Pelantikan berlangsung tertib dan aman. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, para ulama, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus HUDA Kabupaten Bireuen.











