Kadus Muliani Gunakan Dana Pribadi Perbaiki Jalan Rusak di Dusun XVII Keluarga Langkat

  • Whatsapp

Jurnalis: M Fario Noveri

LANGKAT, BEDAHNEWS.com — Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat ditunjukkan Kepala Dusun (Kadus) XVII Keluarga, Desa Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Muliani.

Muat Lebih

Muliani mengambil inisiatif memperbaiki akses jalan di Gang Famili yang selama ini menjadi salah satu jalur penting bagi warga untuk mengangkut hasil bumi menuju jalan lintas Medan–Banda Aceh.

Jalan sepanjang sekitar 150 meter tersebut sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah sehingga menyulitkan aktivitas warga, terutama ketika mengeluarkan hasil pertanian dan perkebunan.

Atas kondisi tersebut, Muliani berinisiatif membeli material tanah dan batu timbun sebanyak 21 dam truk Coltdiesel menggunakan dana pribadinya. Perbaikan jalan kemudian dilakukan bersama masyarakat melalui kegiatan gotong royong.

Upaya tersebut mendapat dukungan dari warga Dusun XVII Keluarga. Masyarakat secara antusias turut bergotong royong memperbaiki akses jalan yang dinilai sangat vital bagi perekonomian warga.

Saat ditemui awak media di lokasi jalan yang telah diperbaiki, Kamis (10/9/2026), Iwan, suami Muliani, mengatakan masyarakat sangat mendukung langkah tersebut.

“Masyarakat Dusun XVII sangat mendukung program perbaikan jalan ini dan antusias ikut bergotong royong. Kaum ibu juga ikut bersumbangsih dengan menyediakan makanan dan minuman untuk masyarakat yang bekerja,” ujar Iwan.

Menurutnya, akses tersebut tidak hanya digunakan warga Dusun XVII Keluarga, tetapi juga masyarakat dari dusun lainnya yang memanfaatkannya sebagai jalur untuk mengangkut hasil bumi.

Selain memperhatikan akses jalan, kepedulian Muliani juga terlihat terhadap fasilitas olahraga masyarakat. Lapangan sepak bola Desa Halaban dan lapangan bola voli turut menjadi perhatiannya.

Lapangan sepak bola dibersihkan menggunakan mesin babat agar dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya kalangan anak muda.

Ucok, salah seorang warga yang ikut bergotong royong membersihkan lapangan, mengatakan biaya bahan bakar mesin babat juga ditanggung oleh Muliani.

“Membersihkan lapangan ini menggunakan mesin babat dan biaya minyaknya juga diberikan oleh Ibu Muliani,” kata Ucok.

Ia berharap lapangan yang telah dibersihkan dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk melakukan kegiatan positif.

“Dengan dibersihkannya lapangan sepak bola, anak-anak muda memiliki kegiatan yang positif,” ujarnya.

Warga berharap kepedulian dan kebijakan yang diterapkan Muliani dalam membangun lingkungan Dusun XVII Keluarga dapat menjadi contoh bagi dusun-dusun lainnya di Desa Halaban.

Langkah tersebut dinilai menunjukkan bahwa kepedulian terhadap fasilitas umum tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara perangkat dusun dan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *