Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 50 Bireuen di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, antusias mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 yang digelar di halaman madrasah setempat, Kamis (20/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen, Dr. Zulkifli, M.Pd., yang bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Zulkifli menyampaikan bahwa meskipun peringatan Hari Pramuka secara nasional jatuh setiap 14 Agustus, pelaksanaan upacara yang disesuaikan pada 20 Agustus tidak mengurangi makna, semangat, dan nilai-nilai kepramukaan yang harus ditanamkan kepada para siswa.
“Kehadiran saya di sini adalah bukti nyata bahwa Kementerian Agama mendukung penuh setiap upaya pembinaan generasi muda, khususnya melalui wadah Gerakan Pramuka di lingkungan madrasah,” tegas Zulkifli di hadapan ratusan peserta upacara.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Kegiatan kepramukaan dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk mencetak generasi Qur’ani yang mandiri, tangguh, disiplin, dan berakhlak mulia.
“Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstra di luar kelas, melainkan media istimewa untuk membentuk karakter, melatih kemandirian, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini. Karena itu, ikutilah kegiatan ini dengan riang gembira, penuh semangat, dan rasa tanggung jawab,” pesannya kepada seluruh siswa.
Zulkifli juga mengajak para peserta didik menjadikan nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan Pramuka sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
Sementara itu, Kepala MIN 50 Bireuen, Darmawati, M.Ag., mengatakan kegiatan kepramukaan telah menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter siswa di madrasah tersebut.
Menurutnya, melalui berbagai aktivitas Pramuka, siswa tidak hanya dilatih untuk memiliki sikap disiplin dan mandiri, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam kepemimpinan, kepedulian sosial, kerja sama, dan membangun semangat kebersamaan.
“Melalui kegiatan kepramukaan, anak didik tidak hanya ditempa untuk memiliki sikap disiplin dan mandiri, tetapi juga dibekali kemampuan kepemimpinan, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan antarsesama,” ujar Darmawati.
Ia berharap semangat Hari Pramuka dapat terus tumbuh di kalangan siswa dan menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membentuk generasi yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.











