Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke-21 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 berlangsung khidmat di sejumlah sekolah di Kabupaten Bireuen. Salah satunya di SMKN 1 Bireuen, Jumat (14/8/2026) pagi.
Sekitar 800 siswa bersama jajaran guru dan tenaga kependidikan mengikuti zikir dan doa bersama di lapangan sekolah. Kegiatan berlangsung penuh kekhusyukan, dengan lantunan zikir dan doa yang dipimpin oleh sejumlah siswa.
Kepala SMKN 1 Bireuen, Dr. Fadhli, M.M., didampingi para wakil kepala sekolah, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk refleksi untuk mengenang perjalanan perdamaian Aceh sekaligus menanamkan nilai-nilai perdamaian kepada generasi muda.
“Kegiatan ini digelar sebagai upaya mengenang sejarah terciptanya perdamaian di Provinsi Aceh. Kita berharap kondisi Aceh senantiasa tetap aman dan damai serta dapat lebih maju dan berkembang ke depannya,” ujar Dr. Fadhli.
Hari Damai Aceh diperingati setiap 15 Agustus untuk mengenang penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 15 Agustus 2005. Kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting berakhirnya konflik berkepanjangan di Aceh dan dimulainya era perdamaian.
Selain zikir dan doa bersama, SMKN 1 Bireuen juga menggelar berbagai perlombaan tradisional pada Sabtu (15/8/2026) untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Berbagai perlombaan tersebut melibatkan siswa dan guru dari sejumlah jurusan, di antaranya tarik tambang, galah panjang, lempar bola menggunakan sarung, serta bola estafet.
Kegiatan perlombaan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, meningkatkan kerja sama, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan sportivitas. Pihak sekolah juga menyiapkan hadiah bagi para pemenang juara I, II, dan III.
Sementara itu, suasana serupa juga berlangsung di SMKN 1 Gandapura, Bireuen. Para guru dan siswa berkumpul di halaman sekolah untuk mengikuti zikir, doa bersama, serta tausiah dalam rangka memperingati HDA ke-21 dan HUT RI ke-81.
Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI ke-81 SMKN 1 Gandapura, Nurliana, M.Pd., mengatakan rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu siswa memahami makna kemerdekaan secara lebih utuh.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMKN 1 Gandapura, Feri Irawan, S.Si., M.Pd., menyampaikan pesan mengenai makna kemerdekaan bagi generasi muda.
“Kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada upacara, pengibaran bendera, atau perlombaan tujuh belasan saja. Kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi kesempatan bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan bermutu, belajar dengan aman, berpikir kritis, berkembang sesuai potensinya, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depannya,” tegas Feri.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kedua sekolah tidak hanya memperingati momentum bersejarah, tetapi juga berupaya menanamkan nilai perdamaian, persatuan, kebersamaan, dan semangat kemerdekaan kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa.











