Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, menggelar Lomba Tilawah Al-Qur’an tingkat anak-anak.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (12–13/8/2026), tersebut dipusatkan di Gedung Serbaguna Kecamatan Peusangan Selatan dan diikuti perwakilan dari 21 gampong.
Camat Peusangan Selatan, Juliadi, SE, mengatakan setiap gampong mengirimkan dua peserta, masing-masing satu putra dan satu putri untuk mengikuti perlombaan tersebut.
“Peserta berasal dari seluruh gampong yang ada di Kecamatan Peusangan Selatan. Masing-masing gampong mengirimkan satu peserta putra dan satu peserta putri. Pembukaan dilaksanakan hari ini, Rabu (12/8/2026), dan penutupan dijadwalkan besok, Kamis (13/8/2026),” ujar Juliadi kepada Bedahnews.com, Rabu pagi.
Menurutnya, lomba tilawah tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Juliadi berharap para peserta yang tampil dapat menjadi teladan sekaligus motivasi bagi anak-anak lainnya di lingkungan gampong maupun sekolah untuk semakin giat mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an.
“Melalui ajang ini, kita berharap anak-anak yang tampil dapat menjadi teladan bagi teman-temannya, baik di gampong maupun di sekolah. Semoga teman-teman sebaya mereka semakin termotivasi dan peduli untuk mempelajari Al-Qur’an, baik di balai pengajian maupun di sekolah,” katanya.
Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri dari Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafiz-Hafidzah (IPQAH) Kecamatan Peusangan Selatan.
Selain meningkatkan syiar membaca dan mempelajari Al-Qur’an, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarmasyarakat dari 21 gampong di Kecamatan Peusangan Selatan.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan syiar membaca dan mempelajari Al-Qur’an, sekaligus menjalin tali silaturahmi antarwarga masyarakat,” pungkas Juliadi.











