Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana Universitas Islam Aceh (UIA) resmi meyudisium sebanyak 33 lulusan pada Tahun Akademik 2025/2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 lulusan berhasil meraih predikat Pujian (Cumlaude).
Prosesi yudisium berlangsung khidmat di Aula Tgk Chik Abdurrahman UIA, Kampus Paya Lipah, Kabupaten Bireuen, Sabtu (27/6/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan pascasarjana, dosen, serta sivitas akademika Universitas Islam Aceh.
Ketua Prodi Magister PAI UIA, Edi Saputra, M.Pd., dalam laporan akademiknya menyampaikan capaian lulusan periode ini menunjukkan kualitas akademik yang terus meningkat. Selain 23 lulusan berpredikat Cumlaude, sebanyak 10 lulusan lainnya memperoleh predikat Sangat Memuaskan.
“Komposisi lulusan terdiri atas 19 laki-laki dan 14 perempuan,” ujar Edi.
Ia juga menyebutkan, dengan penambahan 33 lulusan pada periode ini, total alumni yang telah dihasilkan Program Studi Magister PAI Universitas Islam Aceh kini mencapai 117 orang.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana Universitas Islam Aceh, Dr. Saifuddin, M.A., dalam sambutannya menekankan pentingnya perubahan cara pandang akademisi dalam menjawab tantangan sosial di era modern.
Menurutnya, keberhasilan seorang lulusan magister tidak lagi semata-mata diukur dari penguasaan teori, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan solusi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kedalaman ilmu bukan diukur dari banyaknya teori yang dihafal, tetapi dari bagaimana ilmu itu diimplementasikan untuk memecahkan persoalan nyata. Kepakaran harus disertai empati. Jadilah pakar yang memahami masyarakat, bukan sekadar mendikte solusi,” katanya.
Dr. Saifuddin juga mengingatkan para lulusan agar tetap menjaga marwah moral, integritas, dan kejujuran akademik dalam perjalanan karier dan pengabdian di tengah masyarakat.
“Inovasi dan integritas adalah pasangan yang tidak dapat dipisahkan. Sebanyak apa pun ide cemerlang yang dimiliki, semuanya akan kehilangan makna tanpa kejujuran dan tanggung jawab. Dunia menanti kontribusi nyata dari para pemikir yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berhati luhur,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan laporan akademik jumlah lulusan dari pihak program studi kepada jajaran pimpinan Pascasarjana Universitas Islam Aceh sebagai bagian dari agenda tahunan institusi.








