Bireuen Siap Bangun Pabrik Padi Modern dan Gudang BULOG, Bupati Mukhlis: Putus Ketergantungan Beras dari Sumut

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen terus mempercepat langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Salah satu upaya konkret yang kini tengah disiapkan adalah pembangunan gudang milik Perum BULOG serta pabrik pengolahan padi modern.

Muat Lebih

Rencana tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan Perum BULOG Kantor Wilayah Aceh ke ruang kerja Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, Rabu (6/5/2026).

Dalam pertemuan itu hadir Wakil Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Aceh, Alhori, bersama Manajer Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Suhadi, Pemimpin Cabang BULOG Lhokseumawe Muhammad Iqbal, serta sejumlah asisten manajer lainnya.

Bupati Mukhlis menyambut positif rencana tersebut. Ia menegaskan, kemandirian pangan menjadi prioritas utama agar Bireuen tidak lagi bergantung pada pasokan beras dari luar daerah, khususnya Sumatera Utara.

“Potensi pertanian Bireuen sangat besar. Ketergantungan terhadap pasokan luar selama ini kerap memicu ketidakstabilan harga di tingkat lokal akibat dominasi pasar oleh pihak tertentu,” ujar Mukhlis.

Menurutnya, kehadiran pabrik pengolahan padi modern akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat, khususnya petani.

“Kita ingin petani dan pelaku usaha lokal bangkit. Dengan adanya fasilitas ini, nilai tambah hasil panen bisa dinikmati langsung oleh masyarakat Bireuen,” tambahnya.

Usai pertemuan, rombongan langsung meninjau lokasi yang direncanakan menjadi tapak pembangunan di Desa Cot Batee Geulungku, Kecamatan Pandrah.

Dari hasil peninjauan, lahan tersebut dinilai strategis dan representatif untuk mendukung operasional gudang dan pabrik berskala besar. Letaknya yang berada di jalur utama dinilai akan mempermudah akses distribusi hasil produksi.

“Lahan ini sangat potensial. Tim teknis dari BULOG bersama Pemkab segera melakukan pemetaan awal, termasuk kesiapan infrastruktur dasar dan keterhubungan dengan kawasan persawahan produktif,” jelas Mukhlis di sela peninjauan.

Pembangunan pabrik ini diproyeksikan menjadi pusat penyerapan gabah petani lokal secara lebih optimal. Dengan dukungan teknologi modern, kualitas beras yang dihasilkan diharapkan mampu bersaing di pasar nasional.

Pemkab Bireuen pun menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh realisasi proyek tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan pangan berkelanjutan di Kota Juang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *