Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Puskesmas Jangka, Kabupaten Bireuen, kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar aksi donor darah rutin yang berhasil mengumpulkan 52 kantong darah, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang bekerja sama dengan Unit Pengelolaan Darah (UPD) RSUD dr. Fauziah Bireuen ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tenaga medis dan non-medis Puskesmas Jangka, pegawai lintas instansi di Kecamatan Jangka, aparatur gampong, hingga masyarakat umum yang secara sukarela mendonorkan darahnya.
Kepala Puskesmas Jangka, Mursal, SKM, mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan darah di daerah.
“Ini adalah komitmen kami untuk membantu ketersediaan stok darah di RSUD dr. Fauziah. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat cukup tinggi, terbukti dari terkumpulnya 52 kantong darah hari ini,” ujar Mursal.
Tak hanya fokus pada aksi kemanusiaan, Puskesmas Jangka juga terus berinovasi dalam meningkatkan layanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak. Salah satu langkah yang diterapkan adalah mewajibkan setiap ibu hamil menyiapkan minimal dua orang pendonor darah dari pihak keluarga sejak masa kehamilan.
Menurut Mursal, kebijakan ini bertujuan sebagai langkah antisipatif apabila sewaktu-waktu dibutuhkan transfusi darah saat proses persalinan.
“Kami arahkan setiap ibu hamil untuk memiliki pendonor pendamping. Ini penting, terutama bagi ibu hamil dengan risiko tinggi seperti anemia dan kekurangan energi kronis,” jelasnya.
Program tersebut dijalankan melalui pengawasan bidan desa, dengan pencatatan identitas pendonor dalam kartu kunjungan dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) guna memastikan kesiapan saat kondisi darurat.
Dengan adanya ketersediaan stok darah yang terus diperkuat serta dukungan data pendonor yang terintegrasi, diharapkan upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kecamatan Jangka dapat berjalan lebih optimal.








