HRD Janji Bantu 15 Ribu Rumah Untuk Masyarakat Miskin dan PKH di Bireuen

  • Whatsapp

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) asal Aceh, H Ruslan M Daud, kembali melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi untuk menyerap aspirasi masyarakat di beberapa kecamatan di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.

Setelah kemarin, Sabtu 9 November 2024 silaturahmi dengan masyarakat di Pantai Cemara, Gampong (Desa) Lingka Kuta, Kecamatan Gandapura, dilanjutkan hari Minggu 10 November 2024, di Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Pandrah.

Muat Lebih

Hadir juga Anggota DPRA, Muhammad Iqbal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), para keuchik, imum mukim, serta para tokoh masyarakat kecamatan Pandrah.

HRD sapaan akrab H Ruslan M Daud dalam pertemuan itu antara lain mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) II Aceh khususnya Kabupaten Bireuen dan Kecamatan Pandrah telah memilihnya saat Pemilihan Legeslatif (Pileg) tahun 2024, dan telah dilantik sebagai anggota DPR-RI tahap kedua.

Disampaikan untuk tahun 2024 untuk ketahanan pangan ada program dari pemerintah yaitu cetak sawah baru, juga program rehab sekolah umum, madrasah ada anggaran Rp 20 triliun di komisi V DPR-RI. Juga ada Rp 4 triliun untuk membangun fakultas baru agar mahasiswa nyaman untuk menuntut ilmu pengetahuannya.

“Saya hadir ke Pandrah hari ini bukan kapasitas saya untuk berkampanye, saya hadir untuk menjalankan amanah Undang-undang tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (Undang – undang MD3-red) siapapun yang terpilih dan amanah sumpah saat dikukuhkan di Senayan, wajib bagi seseorang terpilih jadi anggota DPR-RI untuk menyerap, mendengar, memperjuangkan aspirasi rakyat, itu wajib hukumnya,” ujarnya.

Dalam pertemuan dengan ratusan masyarakat Pandrah, HRD mengatakan bahwa dirinya siap untuk membantu masyarakat miskin atau yang kurang mampu untuk memperoleh bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), juga program jamban sehat, rumah bantuan rehab maupun rumah bangun baru dari nol sampai selesai rumahnya.

HRD ditanya oleh media dilokasi selesai pertemuan itu mengatakan, sehubungan program pemerintah pusat tahun 2025 akan membangun 3 juta rumah, rencana kami dorong untuk Kabupaten Bireuen mendapatkan 15 ribu rumah bantuan karena di Aceh ini masih banyak butuh rumah layak huni.

Terkait rumah bantuan ini, petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksana (juklak) belum keluar, semoga berpihak kepada fakir miskin, juga perlu adanya regulasi atau peraturan untuk rumah bantuan dibangun baru karena kondisi rumah sudah tidak layak lagi direhab, jika dipaksa bisa ambruk.

“Maka, kami anggota DPD-RI Komisi V akan mendorong agar ada terobosan dengan dana APBN bisa membangun rumah bantuan secara individu mulai dari nol sampai selesai,” tutur HRD.

HRD juga mengupayakan 6 km jalan menuju lahan perkebunan masyarakat beberapa waktu lalu telah dibuka jalan terobos tetapi jalan sulit dilalui oleh masyarakat atau petani menuju kebun, naik sepeda saja pun sulit dilalui.

Kami harapkan bantuan dari HRD untuk dapat membangun jalan aspal dengan adanya APBN karena bermanfaat bagi masyarakat Pandrah Barat yaitu Gampong Meunasah Teungoh, Cot Leubeng, Bantayan, dan Seuneubok Baroh.

“Kami mohon Pak HRD tolong bapak perjuangkan nasib masyarakat Pandrah, karena kami melihat sungguh sangat sadar sudah masyarakat saat ini, sekarang sudah ikut seperti orang Jawa rajin bertani, hanya saja hasil diperoleh masih minim karena kendala infrastruktur jalan rusak,” ujarnya Jafar Adam.

Laporan : Zubir

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *