ABDYA, BEDAHNEWS.com – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) H Darmansah. S. Pd. MM bersama anggota Forkopimkab menanam padi serentak di Desa Pisang Kecamatan Setia dalam rangka kegiatan Gerakan Temu Lapang Tanam Serentak / Gerakan Menanam Padi Musim Tanam Rendengan Tahun 2023.
Pada kegiatan tersebut ikut dihadiri Dandim 0110/Abdya, Perwakilan Kapolres, Perwakilan Kajari, Kepala Ferum Bulog Blangpidie, Para Kepala SKPK, Para Camat, Koordinator Penyuluh, Ketua KTNA Se Kabupaten Aceh Barat Daya, Mantri Tani beserta penyuluh lapangan, Para Kuejruen Chik, Hop Keujreun dan Ketua Kelompok Tani.
Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Abdya H Darmansah mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya berkomitmen melalui Dinas Pertanian dan Pangan menjadi Kabupaten Aceh Barat Daya daerah mandiri pangan dan swasembada pangan.
“Kabupaten Aceh Barat Daya merupakan salah satu daerah lumbung pangan Provinsi Aceh yang letaknya sangat strategis dengan pontesi sumberdaya lahan sawah yaitu mencapai 8.299 Ha. Apabila sumberdaya ini dikelola dengan baik ditbah dengan masukan teknologi budidaya serta dapat meningkatkan Indek Penanaman (IP) yang sempurna maka target pemerintah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya Insyaallah akan segera tercapai,” katanya.
Selanjutnya, Ia menyampaikan Pemerintah Kabupaten Abdya sedang mencanangkan dan mengupayakan pencapaian IP (Indek Penanaman) 300 atau 3 kali tanam pada tahun 2023 yang dapat memacu peningkatan produksi padi, surplus gabah dan beras secara berkelanjutan.
“Kabupaten Aceh Barat Daya kita harapkan menjadi daerah penghasil beras di pantai Barat Selatan Aceh sekaligus dapat mengendalikan Inflansi daerah,” harapnya.
Tambahnya, Pembangunan Pertanian Tanaman Pangan mempunyai peranan penting dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional di Kabupaten Aceh Barat Daya. Pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk menjamin ketersediaan pangan tersebut dengan jalan meningkatkan produksi hasil-hasil pertanian teruma padi.
“Pangan merupakan kebutuhan manusia yang paling hakiki, oleh karena itu kebutuhan pangan disuatu daerah mutlak harus dipenuhi. Dalam rencana kerja Pemerintah ketahanan pangan serta suatu prioritas mengingat jumlah penduduk semakin meningkat yang dibarengi dengan kebutuhan pangan yang semakin meningkat pula, sementara ketersediaan lahan terutama lahan sawah semakin sempit yaitu dengan adanya alih fungsi lahan,” sebut Pj Bupati Darmansah.
Lebih lanjut kata Darmansah, dalam menghadapi tantangan Ketahanan Pangan tersebut diperlukan persamaan persepsi, keterpaduan teknologi dan singkronisasi dalam mewujudkan Ketahanan Pangan yang berkelanjutan.
“Sektor pertanian tidak bisa bekerja sendiri namun harus didukung oleh intansi terkait irigasi dan jaringannya, oleh Dinas Pekerjaan Umum, Pemasaran, oleh Dinas Prindakop, Pemodalan, dari lembaga keuangan (perbankan) serta sarana dan prasarana lainya harus di fasilitasi oleh pemerintah.” ujar Pj Bupati Abdya H Darmansah.
Laporan : Fitria Maisir
Editor : Bung Dewa








