ABDYA BEDAHNEWS.com – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) H. Darmansah. S. Pd. M.M membesuk tiga orang anak di Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) yang kabarnya diduga keracunan akibat memakan jajanan coklat yang tidak diketahui apa mereknya pada Jum’at (9/12) yang lalu.
Dari Ketiga anak yang dibesuk oleh Pj Bupati H. Darmansah diantaranya CZ (7), WZ (5) dan SA (3) hingga saat ini masih di rawat di RSUTP kabupaten setempat, kabarnya hari ini dua anak yang korban tersebut diantara ke tiganya akan pulang hari ini, Senin (12/12/2022).
Kapolres Abdya, AKBP Dhani Catra Nugraha, SH. SIK. MH pada saat di selah-selah membesuk tiga korban diduga keracunan itu mengatakan pihaknya setelah mendapatkan
pengaduan dari masyarakat langsung bergerak mencari sumbernya, setelah itu pihaknya mengetahui memang ketiga anak tersebut keracunan, namun sampai sekarang masih dalam proses penelusuran lebih lanjut terkait pengaduan masyarakat.
“Sampai saat ini kami juga telah mengumpulkan segal buktinya, kemudian kita mencari tau bukti terkait hal-hal yang kerancuna itu, apakah makanan itu mengadung racun atau makanan itu sudah tidak layak di konsumsi lagi, hal itu masih kami tindak lanjuti,” ucap Kapolres AKBP Dhani C.N.
Selanjutnya, Pihak Polres Abdya juga akan berkoordinasi dengan pihak Balai POM dan dinasterkait lainnya untuk mengetahui terkait kandungan makanan yang di konsumsi oleh ketiga anak-anak yang di duga keracunan.
“Kemudian saya harapkan kedepannya untuk anak-anak yang jajan diluar agar berhati-hati, dan pesan saya kepada orang tua dan guru-guru agar terus mengingatkan anak-anaknya dalam membeli makanan diluar, baik itu diluar rumah maupun diluar sekolah agar berhati-hati jangan sampai terjadi hal yang serupa” harap Dhani C.N.
Selain dari itu Mailina ibu dari WZ (5) korban yang diduga keracunan saat di wawancarai awak media menceritakan awal dari kejadian itu, abang dari anaknya WZ (5) ini mengambil jajanan dari kedai, selapas itu ketiga anak tersebut langsung memakannya setelah itu tidak begitu lama ketiga korban itu muntah-muntah, akhirnya dibawa kerumah sakit sesampai di rumahsakit WZ pingsan.
“Kondisinya untuk saat ini WZ belum begitu membaik,” kata ibu Mailina.
Dalam kesempatan terpisah Doktor Sepesialis anak, Aris Fazeriandy. Sp. A, mengatakan mengenai kondisi ketiga anak korban dari keracunan itu sampai saat ini Alhamdulillah kondisi pasiennya sudah mulai stabil.
“Pada awalnya kakaknya yang nomor dua WZ (5) pada saat itu terjadi penurunan kesadaran juga sampai kejang, namun Alhamdulillah cepat kita atasi karna cepat dibawa kerumah sakit,” ucapnya.
Awalnya semua pasien datang dengan keadaan muntah-muntah, oleh sebab itu terjadi kekurangan cairan yang biasa disebut dengan Dehidrasi.
“Kondis anak yang pertama CZ (7) dan adiknya SA (3) dengan Dehidrasinya ringan sedang, cuma kondisi WZ (5) yang agak berat, alhandulilah juga CZ dan SA hari ini juga sudah pulang, untuk WZ karna ada riwayat kejang jadi kita akan melakukan opserpasi sehari lagi” sebutnya.
“Dari hasil pemeriksaan terkait masalah keracuna itu sudah diserahkah kepihak kepolisian guna untuk ditindak lanjuti lebih lanjut,” pungkasnya.
Laporan : Fitria Maisir
Editor : Bung Dewa








