Bea Cukai Aceh Tunjang Penerimaan Negara Melalui Ekspor CPO

  • Whatsapp
banner 468x60

BANDA ACEH, BEDAHNEWS.com – Optimisme Kementerian Keuangan dalam peningkatan penerimaan negara pada sektor kepabeanan dan cukai mulai menunjukkan hasilnya. Terbukti dari komoditas Crude Palm Oil (CPO) atau lebih kita kenal dengan minyak kelapa sawit yang dapat mengungguli ekspor Provinsi Aceh pada tahun ini.

Dari target APBN 2021 sebesar Rp215 triliun, proyeksi penerimaan bea cukai tahun ini diperkirakan bisa mencapai Rp233,4 triliun, atau naik hingga Rp18,4 triliun dari target semula karena tersokong oleh komoditas ini.

Muat Lebih

Pelabuhan Krueng Geukueh menjadi salah satu pelabuhan asal ekspor di Aceh yang berkontribusi besar dengan Pengusaha Dalam Pusat Logistik Berikat (PDPLB) yakni, PT Karya Tanah Subur sebagai eksportir produk CPO tersebut.

Berdasarkan laporan pemeriksaan fisik dan pengawasan pemuatan barang oleh Bea Cukai Lhokseumawe, realisasi ekspor dari Januari 2021 sampai sekarang, PT. Karya Tanah Subur berhasil mengekspor sebesar 32 ribu Metric Ton (MT) CPO dengan penerimaan bea jeluar sebesar Rp46,4 miliar dan penerimaan dana sawit sebesar Rp103,5 miliar.

Adapun ekspor oleh PT Karya Tanah Subur di bawah pengawasan Bea Cukai Lhokseumawe ini telah dilakukan sebanyak 12 kali hingga saat ini dengan tujuan negara yakni Singapura dan India. Diharapkan atas ekspor CPO yang dilakukan PT Karya Tanah Subur ini, dapat memberikan kontribusi bagi pemulihan ekonomi negara pada saat pandemi ini.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *