Jembatan Krueng Tingkeum Bireuen Capai 99 Persen, Siap Dibuka Menteri PU 20 September

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com — Pembangunan jembatan duplikasi Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, kini memasuki tahap akhir. Hingga Kamis (17/9/2026), progres pembangunan jembatan telah mencapai 99 persen.

Muat Lebih

Jembatan baru tersebut dijadwalkan dibuka untuk lalu lintas melalui kegiatan open traffic yang direncanakan dilakukan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo pada Minggu (20/9/2026).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Provinsi Aceh, Isnanda, mengatakan pekerjaan fisik yang tersisa saat ini hanya berupa sejumlah pekerjaan finishing.

“Progres pembangunan jembatan sudah 99 persen. Yang tersisa tinggal finishing pengecatan, pembuatan marka jalan, serta pemasangan ornamen hiasan jembatan,” ujar Isnanda saat mendampingi kunjungan Dirjen Bina Marga Roy Rizali di lokasi, Kamis sore.

Menurut Isnanda, jembatan duplikasi tersebut juga telah menjalani serangkaian pengujian teknis untuk memastikan struktur dalam kondisi aman dan siap digunakan.

Salah satunya berupa uji beban atau load test yang dilakukan pada siang hari dan dilanjutkan pada malam hari. Pengujian tersebut dilakukan setelah proses pengaspalan rampung.

Kunjungan Dirjen Bina Marga Roy Rizali ke lokasi dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan akhir jembatan sebelum akses lalu lintas dibuka.

Setelah jembatan duplikasi dibuka, pekerjaan akan segera dialihkan ke jembatan lama yang berada di sisi sebelahnya. Perbaikan jembatan eksisting menjadi prioritas berikutnya karena bagian timur jembatan mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang pada akhir November 2025.

Sejumlah alat berat juga telah disiagakan di lokasi untuk mendukung percepatan pekerjaan.

“Alat berat sudah ready. Jembatan Bailey yang selama ini digunakan akan langsung dibongkar agar pemancangan tiang jembatan dan pembangunan abutment sebelah timur pada jembatan lama bisa segera dilakukan,” kata Isnanda.

Dengan dibukanya jembatan duplikasi, arus lalu lintas di kawasan Krueng Tingkeum diharapkan dapat kembali menggunakan akses jembatan permanen, sementara pekerjaan perbaikan jembatan lama dilanjutkan secara bertahap.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *