Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Kepolisian Resor (Polres) Bireuen memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dengan menggelar tausiah agama dan menyantuni 350 anak yatim serta santri di Aula Serba Guna Pesat Gatra 93 Mapolres Bireuen, Jumat (4/9/2026).
Peringatan Maulid Nabi berlangsung khidmat dan dihadiri Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, personel Polres Bireuen, serta pengurus Bhayangkari Cabang Bireuen.
Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak dan sikap Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW penting diterapkan setiap personel dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Nilai-nilai ini menjadi pedoman bagi setiap personel dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara humanis, ikhlas, serta bertanggung jawab,” ujar AKBP Yulhendri.
Tausiah dalam kegiatan tersebut disampaikan Pimpinan YPI Dayah Rauhul Mudi Al-Aziziah Jeunieb, Tgk. Muhammad Yusuf Nasir atau yang akrab disapa Abiya Jeunieb.
Abiya Jeunieb hadir bersama sekitar 350 santri dari YPI Dayah Rauhul Mudi Al-Aziziah dan Dayah Babussalam Al-Aziziyah, Kecamatan Jeunieb.
Dalam tausyiahnya, Abiya Jeunieb mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menerapkan akhlaknya dalam kehidupan.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial, namun menjadi momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW dan mengimplementasikan akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Selain tausiah, Polres Bireuen bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bireuen juga menyerahkan santunan kepada 350 anak yatim dan santri yang hadir.
Santunan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial Polres Bireuen terhadap generasi muda, khususnya anak-anak dan santri yang tengah menempuh pendidikan serta memperdalam ilmu agama.
Di hadapan para santri, AKBP Yulhendri turut berpesan agar mereka bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan mampu membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif lingkungan.
“Saya mengajak seluruh santri untuk menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh dan disiplin. Jangan terpengaruh judi online, narkotika, dan kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua, dan keluarga. Santri sekalian adalah generasi penerus yang akan menyiarkan ilmu agama di tengah masyarakat,” tegasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut diharapkan semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan Polres Bireuen sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian, ulama, dan masyarakat.
Polres Bireuen juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan nilai humanis, keteladanan, serta sinergi bersama para ulama dan tokoh agama di Kabupaten Bireuen.











