Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Sebanyak 486 santri dari berbagai dayah di Kabupaten Bireuen mengikuti Seleksi Beasiswa Thalabah Hafizh Al-Qur’an Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Seleksi tersebut resmi dibuka di Kompleks Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Selasa (1/9/2026), dan dibuka oleh Bupati Bireuen yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen beserta jajaran, para pimpinan dan pengurus dayah se-Kabupaten Bireuen, dewan hakim, serta ratusan peserta seleksi.
Program beasiswa tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam memperkuat pendidikan dayah sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan santri penghafal Al-Qur’an.
Ketua Panitia yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Abu Bakar, mengatakan seleksi ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para santri hafizh Al-Qur’an. Beasiswa tersebut juga diharapkan dapat membantu meringankan biaya pendidikan para peserta yang berhasil memenuhi kriteria seleksi.
Seleksi berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat, 1–4 September 2026. Dari 486 peserta, mereka terbagi dalam sejumlah kategori berdasarkan tingkatan hafalan.
Rinciannya, 211 santri mengikuti kategori 1 Juz ’Amma, 30 santri kategori 1 Juz Alif-Lam-Mim, 108 santri kategori 3 Juz, 56 santri kategori 5 Juz, 61 santri kategori 10 Juz, 11 santri kategori 20 Juz, dan 9 santri kategori 30 Juz.
Untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif dan kredibel, panitia melibatkan dewan hakim yang berasal dari kalangan ulama dan akademisi yang memiliki kompetensi di bidang tahfizh Al-Qur’an.
Dewan hakim diketuai Dr. Tgk. Nazaruddin Abdullah, M.A., dengan anggota Tgk. Malik Adharsyah Syarifuddin, Lc., M.A., Tgk. Razali Ismail, Tgk. Razali A. Wahab, Tgk. Zainil Bakri, S.Pd., serta Tgk. Muhammad Rifqi Al Hanif.
Sementara tim penyusun makra terdiri dari Dr. Tgk. Saifuddin, M.A., Tgk. Edi Mizwar, Ustadzah Husna, dan Drs. Yusri, M.A., dengan sekretaris Martunis, S.E., M.M.
Dalam arahannya yang dibacakan Zamzami, Bupati Bireuen menegaskan bahwa sebagai daerah yang dikenal sebagai “Kota Santri”, Pemerintah Kabupaten Bireuen terus berupaya memberikan dukungan terhadap keberlangsungan dan kemajuan pendidikan dayah.
Dukungan tersebut dilakukan melalui berbagai program, mulai dari pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan kesejahteraan tenaga kependidikan, pembinaan manajemen dayah, hingga pemberian beasiswa bagi santri.
“Investasi pada sumber daya manusia, khususnya para santri, adalah prioritas utama pemerintah daerah. Melalui Beasiswa Thalabah Hafizh Al-Qur’an ini, kami ingin memastikan para penghafal kitab suci mendapat perhatian yang layak dan termotivasi meningkatkan kualitas hafalannya,” ujar Zamzami.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti proses seleksi dengan niat ibadah, menjunjung tinggi adab, serta menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti ujian.
Pembukaan seleksi kemudian dilanjutkan dengan pengarahan teknis dan bimbingan dari dewan hakim kepada para peserta sebagai bekal sebelum mengikuti tahapan seleksi hafalan Al-Qur’an.











