Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Tahun 2026 di Kabupaten Pidie Jaya resmi berakhir. Seluruh mahasiswa peserta KKM dijemput untuk kembali ke kampus setelah menyelesaikan rangkaian program pengabdian di sejumlah gampong.
Proses penjemputan mahasiswa, bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta tim Monitoring dan Evaluasi (Monev), berlangsung pada Kamis (27/8/2026).
Penjemputan dipusatkan di dua lokasi, yakni Kantor Camat Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua. Para mahasiswa yang sebelumnya ditempatkan di sejumlah gampong berkumpul di masing-masing kecamatan sebelum bersama-sama bertolak menuju kampus UNIKI.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UNIKI, Dr. H. Kamaruddin, M.M., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, pemerintah kecamatan, serta para perangkat gampong yang telah memberikan dukungan selama mahasiswa menjalankan program KKM.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Pemkab Pidie Jaya dan seluruh kepala desa yang mendukung penuh mahasiswa kami di lapangan,” ujar Kamaruddin.
Ia berharap kerja sama antara UNIKI dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dapat terus diperkuat dan dikembangkan, tidak hanya melalui kegiatan KKM, tetapi juga dalam bidang akademik, penelitian, serta berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan selama pelaksanaan KKM, UNIKI turut menyerahkan cenderamata yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., MPH.
Munawar menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai kehadiran mahasiswa UNIKI memberikan kontribusi positif bagi masyarakat selama berada di gampong-gampong lokasi KKM.
“Kehadiran mahasiswa KKM UNIKI memberikan dampak nyata bagi warga, baik dari segi edukasi maupun pengabdian sosial,” tutur Munawar.
Sementara itu, salah seorang peserta KKM, Naila, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat.
“KKM mengajarkan kami cara bersosialisasi dan menerapkan ilmu kampus secara langsung. Ini pengalaman yang sangat berharga,” ungkap Naila.
Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi, bekerja sama, serta memahami berbagai kondisi dan kebutuhan masyarakat di tingkat gampong.
Dengan selesainya proses penjemputan, seluruh rangkaian KKM UNIKI Tahun 2026 di Kabupaten Pidie Jaya resmi berakhir. Para mahasiswa selanjutnya kembali ke kampus untuk melanjutkan aktivitas akademik sekaligus membawa pengalaman pengabdian sebagai bagian dari proses pembelajaran di luar kampus.











