40 Mahasiswa RPL UIA Paya Lipah Jalani KPM dan PPL Terpadu di Aceh Jaya

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Sebanyak 40 mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Islam Aceh (UIA) Paya Lipah, Peusangan, Bireuen, resmi dilepas untuk mengikuti program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Terpadu, Rabu (1/7/2026).

Muat Lebih

Peserta yang berasal dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI) tersebut akan melaksanakan pengabdian di Dayah Muna, Gampong Putoh, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, selama dua bulan.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri pimpinan universitas, jajaran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIA, Ketua Prodi HKI, dosen pembimbing lapangan (DPL), pengurus dayah, serta perangkat desa setempat.

Wakil Rektor Bidang Akademik UIA, Dr. Dhiauddin, M.Pd., dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan KPM dan PPL kali ini dirancang secara terintegrasi, berbeda dari pola reguler yang selama ini diterapkan.

Menurutnya, kebijakan tersebut didasarkan pada karakteristik mahasiswa jalur RPL yang sebagian besar merupakan para Teungku dan telah aktif mengajar serta mengabdi di lingkungan dayah.

Program terpadu ini, kata Dhiauddin, menjadi bentuk sinergi antara pendidikan tinggi formal dengan tradisi keilmuan dayah yang telah lama berkembang di Aceh. Melalui pendekatan tersebut, kampus berupaya menghadirkan model pembelajaran yang mampu mengakomodasi metode akademik modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan budaya lokal.

“Para mahasiswa yang dilepas hari ini sesungguhnya merupakan pendidik sekaligus teladan di tengah masyarakat. Melalui skema terpadu ini, kita menyelaraskan metodologi pendidikan modern dengan keluhuran nilai-nilai dayah,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran mahasiswa HKI dan PAI dapat memberi dampak positif, baik bagi penguatan kegiatan pendidikan di Dayah Muna maupun pemberdayaan masyarakat di Gampong Putoh.

Program ini juga mendapat sambutan positif dari pemerintah gampong setempat. Keuchik Gampong Putoh, Safrizal Maydi, menyatakan kesiapan pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung seluruh agenda pengabdian mahasiswa selama berada di lokasi.

“Kami selaku pemerintah gampong dan masyarakat menyambut baik serta siap menerima kehadiran mahasiswa dari UIA. Kehadiran para Teungku dan mahasiswa HKI maupun PAI tentu sangat kami harapkan untuk mendukung kegiatan keagamaan, penguatan hukum keluarga, serta pemberdayaan sosial masyarakat,” katanya.

Selama masa pengabdian, mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) akan difokuskan pada pengembangan metode pembelajaran di Dayah Muna serta pengaktifan kembali balai pengajian di tingkat desa.

Sementara mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) akan menjalankan program penguatan literasi hukum keluarga Islam, edukasi fiqh munakahat, serta pendampingan hukum berbasis kemasyarakatan.

Rangkaian pelepasan ditutup dengan penyerahan mahasiswa secara simbolis kepada pihak Dayah Muna dan pemerintah gampong, lalu dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *