Menko PMK Serahkan Dana Stimulan Rp86,1 Miliar untuk Perbaikan Rumah Korban Banjir di Bireuen

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Selasa (3/3/2026), guna menyerahkan bantuan dana stimulan perbaikan rumah warga terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar.

Muat Lebih

Kedatangan Menko PMK disambut Penjabat Bupati Bireuen bersama unsur Forkopimda. Penyerahan bantuan dipusatkan di Bireuen, sekaligus diikuti secara daring oleh perwakilan dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang juga terdampak bencana serupa.

Dalam kesempatan itu dilaporkan, total bantuan stimulan yang dikucurkan Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Bireuen mencapai Rp86,1 miliar, diperuntukkan bagi 4.347 kepala keluarga (KK). Rinciannya, 2.954 KK dengan kategori rumah rusak ringan menerima Rp15 juta per KK (total Rp44,31 miliar), sementara 1.393 KK dengan kategori rumah rusak sedang menerima Rp30 juta per KK (total Rp41,79 miliar).

“Saya berharap dana stimulan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk perbaikan rumah. Pemerintah Pusat akan terus melakukan verifikasi agar tidak ada warga terdampak yang terlewatkan,” tegas Pratikno di hadapan para penerima manfaat.

Suasana haru mewarnai acara saat Menko PMK bersama Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, serta Bupati Bireuen menyerahkan santunan kepada 200 anak yatim. Santunan tersebut bersumber dari gaji pribadi Bupati Bireuen sebagai wujud kepedulian dan komitmen sosial terhadap masyarakat.

Turut mendampingi Menko PMK dalam kunjungan ini antara lain Sestama BNPB Rustian, Dirjen Adwil Kemendagri Safrizal, serta Deputi Kemenko PMK Lilik Kurniawan.

Kegiatan yang dihadiri jajaran Forkopimda Bireuen, tokoh masyarakat, ulama, tokoh adat, serta para keuchik ini ditutup dengan buka puasa bersama. Momentum tersebut menjadi ajang silaturahmi Pemerintah Pusat dan daerah, sekaligus memberi suntikan optimisme bagi masyarakat Bireuen untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pascabencana.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *