Jurnalis : Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. Fauziah Bireuen dilaporkan dalam kondisi kritis sejak sepekan terakhir. Kekurangan darah dari berbagai golongan ini membuat pelayanan terhadap pasien yang membutuhkan transfusi menjadi sangat terbatas.
Penanggung jawab UTD RSUD dr. Fauziah Bireuen, yang ditemui usai kegiatan donor darah di Puskesmas Jangka pada Senin (10/11/2025), mengungkapkan bahwa persediaan darah saat ini berada pada titik mengkhawatirkan.
“Sejak minggu lalu, kalau ada pasien yang membutuhkan dua kantong darah, kami hanya bisa berikan satu. Stok sangat menipis sementara permintaan terus meningkat,” ujarnya.
Sebagai langkah darurat, pihak UTD menggencarkan kegiatan donor darah di berbagai lokasi. Hasil kolaborasi dengan Puskesmas Jangka pada Senin itu berhasil mengumpulkan 60 kantong darah. Meski demikian, jumlah tersebut dinilai masih jauh dari batas aman.
“Ada tambahan sedikit, tapi mungkin hanya cukup untuk satu atau dua hari ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Jangka, Mursal, SKM, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah di wilayahnya merupakan agenda rutin setiap tiga bulan sekali. Program ini melibatkan tenaga medis, aparatur kecamatan, dan masyarakat setempat.
“Kami di Jangka rutin melaksanakan donor darah untuk membantu menjaga ketersediaan stok di UTD Bireuen, sekaligus membantu pasien yang membutuhkan,” jelasnya kepada Bedahnews.com.
Untuk menstabilkan pasokan darah, UTD RSUD dr. Fauziah mengimbau masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam aksi donor darah, baik melalui kegiatan terjadwal maupun langsung di UTD.
“Kami akan terus menggandeng berbagai kalangan untuk berdonor darah. Setetes darah Anda sangat berarti bagi yang membutuhkan,” tegas Penanggung jawab UTD.
UTD juga mengumumkan jadwal kegiatan donor darah terdekat yang terbuka untuk masyarakat umum:
Selasa (11/11/2025) di SMAN 1 Peusangan, Bireuen
Rabu (12/11/2025) di Kutablang, Bireuen
“Masyarakat yang ingin berdonor bisa langsung datang ke lokasi kegiatan atau ke UTD RSUD dr. Fauziah Bireuen. Mari bersama selamatkan nyawa sesama,” pungkasnya menyerukan kepedulian sosial.








