Jurnalis : Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, terus menunjukkan kemajuan pesat. Proyek yang baru dimulai pada awal Oktober 2025 itu kini telah mencapai realisasi fisik 43,60 persen.
Proyek strategis nasional yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal melalui pembangunan infrastruktur maritim terpadu. Dengan anggaran lebih dari Rp14 miliar yang bersumber dari pemerintah pusat, KNMP Bireuen diharapkan mampu mentransformasi kawasan pesisir yang semula kumuh menjadi pusat ekonomi maritim modern dan destinasi wisata bahari.
Pantauan langsung wartawan Bedahnews.com di lokasi memperlihatkan aktivitas konstruksi yang berlangsung siang dan malam. Pekerjaan infrastruktur dasar seperti pembangunan jalan akses sepanjang 520 meter dengan lebar 5 meter, penguatan talud penahan tanah, serta perataan badan jalan terus dikebut dengan dukungan alat berat seperti grader, road roller, dan truk air yang bekerja tanpa henti.
Di area seluas lebih dari dua hektare itu, puluhan pekerja terlihat fokus menyelesaikan berbagai pekerjaan fisik, mulai dari pengikatan besi, pemasangan batu merah, hingga konstruksi fondasi bangunan utama.
Pelaksana proyek Harris Satria menjelaskan, pihaknya menerapkan sistem kerja lembur dua shift (siang dan malam) agar proyek dapat diselesaikan sesuai target pada pertengahan Desember 2025.
“Kami menambah tenaga kerja dan jam operasional tanpa mengabaikan faktor keselamatan serta kearifan lokal masyarakat setempat,” ujar Harris, yang turut didampingi Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen, Ir. M. Jafar, MM, dan konsultan proyek, Darwis.
Proyek KNMP Bireuen mencakup pembangunan 21 jenis bangunan yang dirancang untuk mendukung aktivitas nelayan dan masyarakat pesisir. Sejumlah fasilitas utama yang sedang dikerjakan antara lain:
Tempat sandaran boat (regimen)
Perpanjangan fisik pelabuhan
Jalan akses menuju kios dan warung kuliner
SPBUN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan)
Pabrik es dan cold storage
Gudang penyimpanan hasil laut
Musholla dan ruang pertemuan nelayan
Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan 18 unit kios kuliner dan 10 unit kios pendaratan ikan yang diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat Kuala Raja dan sekitarnya.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik utama, proyek ini juga menata ulang kawasan secara menyeluruh untuk menciptakan lingkungan pesisir yang tertib, bersih, dan menarik. Sejumlah elemen pendukung yang sedang dibangun meliputi pintu gerbang utama, jalan setapak, taman hijau, serta sistem penerangan kawasan.
Pemerintah pusat dan daerah menaruh harapan besar pada penyelesaian proyek ini. Rampungnya Kampung Nelayan Merah Putih Bireuen diharapkan menjadi model ekosistem ekonomi maritim berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Kuala Raja sebagai ikon baru sektor perikanan dan wisata pesisir di Aceh.








