Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga unit truk tronton terjadi di Jalan Nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Rabu (29/4/2026) pagi.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 05.15 WIB itu mengakibatkan satu orang pengemudi mengalami luka berat, sementara arus lalu lintas di lokasi sempat mengalami gangguan akibat salah satu kendaraan terbalik di tengah badan jalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Bedahnews.com, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut masing-masing adalah truk tronton nomor polisi BK 8231 FC yang dikemudikan Rahmat Tullah, truk tronton bermuatan crude palm oil (CPO) bernomor polisi BK 8733 FU yang dikemudikan Rahmat Setia Budi, serta satu unit truk tronton lainnya yang melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan.
Peristiwa bermula saat truk tronton yang dikemudikan Rahmat Tullah bertabrakan dengan truk tronton bermuatan CPO yang dikemudikan Rahmat Setia Budi.
Akibat benturan keras tersebut, truk yang membawa muatan bahan bangunan itu hilang kendali, oleng, lalu terbalik di tengah badan jalan sehingga menutup sebagian jalur utama lintas nasional.
Dalam kondisi jalan yang terganggu, sebuah truk tronton lain yang datang dari arah Banda Aceh menuju Medan tidak sempat menghindar dan akhirnya ikut terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut.
Akibat rangkaian kecelakaan itu, pengemudi truk bermuatan bahan bangunan dilaporkan mengalami luka berat dan langsung mendapat penanganan medis.
Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution membenarkan peristiwa tersebut.
Ia mengatakan, kasus kecelakaan yang melibatkan tiga truk tronton itu kini telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bireuen untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Petugas kepolisian bersama tim terkait juga masih melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang terbalik guna memperlancar kembali arus lalu lintas di jalur utama Medan–Banda Aceh tersebut.
“Hingga saat ini proses evakuasi masih berlangsung agar arus kendaraan dapat kembali normal dan tidak menimbulkan kemacetan panjang,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengendara, khususnya kendaraan berat, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak aman saat melintas di jalur padat transportasi nasional.








