LANGSA, BEDAHNEWS.com – Ketua Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) IAIN Langsa, Dr. Muslem, MA, menyampaikan pandangannya dalam peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan dengan penuh khidmat melalui upacara bendera di halaman gedung Biro Rektorat IAIN Langsa, Senin (11/11/24).
Upacara ini diikuti oleh seluruh jajaran dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa IAIN Langsa, dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Yusaini, M.Pd., yang membacakan amanat dari Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf.
Menurut Dr. Muslem, peringatan Hari Pahlawan melalui upacara ini menjadi momen reflektif bagi seluruh sivitas akademika, khususnya mahasiswa SPI, untuk meneladani nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan yang diwariskan oleh para pahlawan bangsa.
“Hari Pahlawan bukan hanya sekadar mengenang jasa masa lalu, tetapi juga sebagai inspirasi untuk membangun peradaban yang lebih maju dan bermartabat. Mahasiswa SPI memiliki tanggung jawab untuk meneruskan semangat juang itu dengan menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat,” ujarnya.
Tema ‘Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu’ yang disampaikan dalam amanat Menteri Sosial RI, juga ditegaskan oleh Dr. Muslem sebagai pengingat bagi mahasiswa untuk tidak hanya mengapresiasi sejarah, tetapi juga memberikan sumbangsih nyata bagi bangsa.

Upacara peringatan Hari Pahlawan di IAIN Langsa, Senin (9/11). (Foto: BDN).
“Mahasiswa SPI harus mengambil pelajaran dari sejarah perjuangan para pahlawan, dan menerapkannya dalam kontribusi akademik maupun sosial, seperti menyebarkan pengetahuan sejarah serta mendorong tumbuhnya kesadaran kebangsaan di kalangan masyarakat,” tambahnya.
Dr. Muslem berharap bahwa semangat Hari Pahlawan ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk mengasah wawasan, berani menghadapi tantangan, dan tetap berkomitmen pada nilai-nilai kebangsaan dan keislaman.
“Jika dahulu perjuangan para pahlawan adalah untuk meraih kemerdekaan, maka kini perjuangan kita adalah untuk membangun kemajuan dan kesejahteraan bangsa dalam bingkai yang berkeadaban,” pungkasnya.
Laporan : Sely Novita








