Warga “Serbu” Pasar Murah di Bireuen

  • Whatsapp
banner 468x60

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Bireuen bekerjasama dengan Bulog setempat menggelar pasar murah dalam mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan 1442 hijriah.

Muat Lebih

Masyarakat Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen “serbu” pasar murah yang digelar dihalaman barat Pendopo Bupati setempat, Kamis pagi, 8 Maret 2021.

Warga sangat antusias untuk membeli barang kebutuhan dengan harga terjangkau, mereka beramai-ramai datang membeli kebutuhan sehari-hari menjelang bulan puasa Ramadhan ini. Pasar murah ini menyasar empat kecamatan dan terakhir di Kota Juang.

Kadisperindagkop dan UKM Bireuen, Ir Alir Basyah, M.Si dikonfirmasi melalui Kasi Pengembangan Perdagangan Dalam Daerah, Yus Edarni, SH disela-sela melayani masyarakat mengatakan, setiap menjelang hari besar, harga barang yang dijual dipasaran sering melambung tinggi. Sehingga Disperindag Aceh bekerjasama dengan Bulog Lhokseumawe, dan Disperindagkop dan UKM Bireuen, menggelar pasar murah untuk menstabilkan harga dan masyarakat dapat membeli kebutuhan dengan harga terjangkau yang telah disubsidi pemerintah.

“Ada lima komodoti yang disediakan yaitu beras 10 kg, minyak goreng kemasan, gula pasir dan tepung terigu serta telur ayam, setiap kecamatan masing-masing beras 2.500/kg, minyak goreng 1.250/kg, gula 2.000/kg, telur 10.000/butir, tepung terigu 500/kg,” rinci Yus Edarni.

Kata Yus Edarni, pasar murah merupakan kegiatan rutin sekaligus untuk operasi pasar, karena setiap menjelang hari besar seperti menjelang bulan puasa Ramadhan sebagian harga barang terutama kebutuhan pokok di pasaran naik.

Melalui kegiatan pasar murah rutin yang digelar di Bireuen pada empat lokasi lainnya selama empat hari kedepan, diharapkan bisa membantu masyarakat membeli bahan dapur dengan harga murah terjangkau.

“Perbedaan harga sangat jauh, hari ini telur ayam di pasar Rp 38 ribu, kita Rp33 ribu, Bimoli Special dipasar Rp30 ribu, kita Rp25 ribu, tepung terigu kemasan Rp12 ribu, kita Rp8 ribu, gula pasir Rp13 ribu, kita Rp10 ribu, dan beras dipasar Rp13 ribu/kg, kita Rp8,5 ribu/kg dan beras premium 10 kg,” sebut kata Yus Edarni.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *