Desa Jok Bedah RTLH Milik Warga Kurang Mampu

  • Whatsapp

Wartawan: Mahdi

ACEH UTARA, BEDAHNEWS.com – Gampong Jok Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara mengalokasikan dana desa untuk membedah sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga miskin.

Muat Lebih

Geuchik Gampong Jok Zulkifli, Selasa (31/12) mengatakan, bedah rumah tersebut sesuai dengan amanat peruntukan dana desa yang sebagian digunakan untuk pemberdayaan yang menyentuh langsung dengan masyarakat.

Beberapa program pemberdayaan diluncurkan pemerintah gampong (Desa) dibawah kepemimpinan Geuchik Zulkifli. Program pemberdayaan yang dilaksanakan tahun ini adalah bedah rumah bagi masyarakat yang tidak mampu, jembatan, buka jalan baru dan plat beton

Dia mengatakan, ada 4 rumah tipe 36 milik warga yang tidak mampu dengan kondisi rumah tidak layak huni tersebar disetiap dusun yang dibangun menggunakan anggaran dana desa tahun ini dengan nilai sebesar Rp. 316 juta.

Ke empat warga yang mendapatkan bantuan bedah rumah, yakni M. Husen, M. Yusuf, Tgk. Mayuddin dan Tgk. Husen.

“Program bedah rumah tipe 36 ini berdasarkan hasil kebijakan geuchik dan anggota Tuha Peut gampong beserta masyarakat. Empat rumah tersebut dipilih karena beberapa indikator diantaranya, pemiliknya pimpinan balai pengajian, membantu masyarakat yang tertimpa kemalangan atau memandikan mayit, sudah berusia tua dan tidak memiliki penghasilan tetap,” tandasnya.

Selain itu, dia mengatakan pembangunan empat unit rumah tersebut baru dimulai, dan material bahan bangunan sudah ada di lokasi. Terkait dengan ini, diduga adanya perbedaan persepsinya di gampong tersebut yang sangat rumit dan menyusahkan. Secara teknis, pengerjaan bedah rumah dilaksanakan masyarakat setempat dibantu tukang bangunan.

“Nah, ada hal yang jadi kendala. Namun yang pasti kami optimis kejar itu, cuma karena ini sudah akhir tahun, maka dirinya meminta semua pihak terutama Muspika setempat dapat ikut peran serta untuk mengatasi kendala di gampong tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan media ini, salah satu penerima bantuan tersebut, Tgk. Husen Pimpinan Balai Pengajian Miftahul Ulum Gampong Jok memang memiliki rumah yang terbilang sangat sederhana. Kayu penyangga mulai rapuh dan dindingnya tidak berbahan baku batu bata melainkan papan.

“Saya berharap pembangunan berjalan lancar, tidak ada kendala yang berarti, sehingga dapat cepat selesai dan segera bisa menempati rumah layak huni tersebut,” kata Tgk. Husen yang tinggal bersama isteri dengan tiga orang anaknya yang sehari-hari melaksanakan pengajian bagi anak-anak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *