Wartawan : Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (MTsS) Baitul A’idah dilaksanakan di kabupaten Bireuen, Kamis (11/12). Mata pelajaran yang diujikan di hari pertama yakni Bahasa Indonesia.
Sekolah Baitul A’idah MTsS sama sekali tidak memiliki komputer. Pihak sekolah meminta ke pihak dinas agar siswa bisa mengunakan pelajaran komputer.
Siswa terpaksa harus menggunakan laptop pribadinya untuk mengerjakan soal ujian. Hal itu dilakukan lantaran pihak sekolah hanya memiliki sebanyak 2 unit perangkat komputer. Sementara jumlah siswa keseluruhan sebanyak 68 siswa yang mengikutin ujian nasional.
“Kalau menyediakan semua enggak mungkin, jadi kita mengimbau orang tua untuk meminjamkan laptopnya ke anaknya. Jadi mereka membawa dari rumah masing-masing,” kata Kepala Sekolah Dr. Zubaili, S. Pd.I. MA.
“Sekolah kami hanya memiliki 20 perangkat komputer. Dari jauh-jauh hari sudah kami beritahukan kepada orang tua murid agar masing-masing siswa membawa laptop menjelang UNBK,” ujarnya.
Tahun ini merupakan kali keempat menggelar UNBK. Sama seperti di tahun sebelumnya, pihak sekolah saat itu juga meminjam perangkat laptop milik orang tua murid. Menurut kepala sekolah kondisi serupa juga lazim ditemui di sekolah lain.
“Rata-rata sekolah enggak punya laptop sampai 120, enggak ada, itu semua dari siswa. Kalau di sekolah hanya ada PC yang digunakan untuk pelajaran komputer,” katanya.
Sebelum UNBK dilakukan, perangkat laptop yang digunakan para siswa sudah melalui proses standarisasi oleh pihak sekolah untuk menghindari terjadinya kecurangan.
“Para siswa jadinya bisa lebih menguasai dalam mengerjakan soal di laptopnya,” kata.. Sekolah Dr. Zubaili, S. Pd. I. MA.








