Partai Aceh Gelar Bimtek di Bireuen, Ratusan Anggota DPRK dan DPRA Perkuat Kapasitas Kader

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Bireuen menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) serta Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK) se-Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Fajar, Bireuen, mulai Rabu (15/7/2026) malam hingga 17 Juli 2026.

Muat Lebih

Ketua Panitia Pelaksana, Dr. T. Rasyidin, SH., MH, mengatakan Bimtek ini diikuti sebanyak 115 anggota DPRK, 20 anggota DPRA, serta para bupati dan wali kota dari Partai Aceh. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme kader yang mengemban amanah sebagai penyelenggara pemerintahan dan wakil rakyat.

“Selain Bimtek, agenda ini juga akan dilanjutkan dengan rapat koordinasi untuk mengevaluasi capaian kerja seluruh kader Partai Aceh yang dilakukan langsung oleh DPP,” ujar T. Rasyidin.

Menurutnya, Bimtek tidak hanya menjadi ajang peningkatan wawasan, tetapi juga sarana menyamakan persepsi terkait arah kebijakan partai, memperkuat solidaritas, disiplin, dan loyalitas kader dalam menjalankan tugas organisasi.

“Partai Aceh berkomitmen menyiapkan kader yang profesional dan mampu menjalankan fungsi politik, pemerintahan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Untuk memperkaya materi, panitia menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, praktisi, dan pemerintah pusat, yakni Dr. Zainal Abidin, SH., M.Si., MH, Prof. Dr. Amhar, Abu Bakar (praktisi), Dr. Drs. Akbar Ali, M.Si selaku Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI, serta Dr. Amri, SH.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Aceh, H. Aiyub Bin Abbas, dalam sambutannya mengimbau seluruh peserta mengikuti Bimtek secara tertib dan serius agar materi yang disampaikan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di daerah masing-masing.

Aiyub juga menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Umum DPP Partai Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), yang berhalangan hadir karena tengah menunggu jadwal pertemuan dengan Presiden RI Prabowo Subianto.

Menurut Aiyub, pertemuan tersebut akan membahas sejumlah agenda strategis bagi Aceh, di antaranya terkait perubahan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) serta keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan di Aceh.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan bupati dan wali kota dari Partai Aceh, Tarmizi, SP., MM., mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan dan soliditas organisasi di tengah dinamika politik yang terus berkembang.

“Kekuatan Partai Aceh terletak pada persatuan dan kebersamaan seluruh kader. Dengan soliditas yang terjaga, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan meraih keberhasilan dalam mengemban amanah masyarakat,” ujar Tarmizi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *