Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) Kampus Bireuen menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Angkatan III bagi lulusan Program Diploma III, Sarjana, dan Profesi Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi wisuda berlangsung khidmat di Gedung Fauziah Convention Center, Cot Gapu, Bireuen, Senin (22/6/2026).
Sebanyak 104 lulusan resmi dikukuhkan dalam wisuda tahun ini. Dari jumlah tersebut, 66 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude, menunjukkan capaian akademik yang membanggakan.
Humas UMMAH Bireuen, Fohan Muzakir, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kualitas akademik dan komitmen mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan dengan hasil terbaik.
“Dari total 104 wisudawan yang dikukuhkan, sebanyak 66 orang berhasil memperoleh predikat cumlaude,” ujar Fohan.
Ia menjelaskan, lulusan yang diwisuda berasal dari sejumlah program studi, yakni 23 orang dari Program Diploma III Keperawatan, 10 orang Program Profesi Ners, 7 orang Sarjana Psikologi, 3 orang Sarjana Pendidikan Ekonomi, serta 26 orang Sarjana Pendidikan Kewarganegaraan, ditambah lulusan dari program studi lainnya di lingkungan UMMAH.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh pendidikan, di antaranya Bupati Bireuen Mukhlis, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh A. Malik Musa, serta Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII, Rizal Munadi.
Dalam sambutannya, Rektor UMMAH, Dr. H. Muharrir Asy’ari, Lc., M.Ag., menyampaikan apresiasi atas perkembangan yang terus dicapai kampus dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, UMMAH terus berupaya memperkuat mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi dosen, pengembangan akademik, serta perluasan kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.
Ia juga berpesan kepada para lulusan agar tidak hanya mengandalkan prestasi akademik, tetapi turut membangun karakter dan integritas sebagai bekal menghadapi dunia kerja.
“Di tengah tantangan zaman, kejujuran, amanah, disiplin, dan tanggung jawab merupakan modal utama untuk meraih kesuksesan. Dunia kerja saat ini membutuhkan pribadi yang dapat dipercaya, bukan hanya cerdas secara akademik,” ujar Muharrir.
Menurutnya, lulusan UMMAH diharapkan mampu menjadi generasi religius yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, khususnya di Aceh.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XIII, Rizal Munadi, dalam orasi ilmiahnya mendorong UMMAH agar terus tumbuh menjadi salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia.
Ia menegaskan, UMMAH memiliki visi menjadi universitas unggul berbasis social entrepreneur yang Islami, dengan pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEK) yang berorientasi pada karya untuk bangsa dan berstandar internasional pada tahun 2042.
“Melalui visi tersebut, kami berharap para alumni mampu menjadi agen perubahan yang mandiri serta memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual,” pungkasnya.








