Bupati Bireuen Kumpulkan Seluruh Kepala Puskesmas, Bahas Pelayanan Kesehatan Pascapergub JKA

  • Whatsapp

Jurnalis: Zubir

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Mukhlis mengumpulkan seluruh kepala Puskesmas se-Kabupaten Bireuen dalam sebuah diskusi khusus yang dikemas melalui coffee morning di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu (9/5/2026).

Muat Lebih

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Bireuen Sadriah SKM MKM serta Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Irwan. Pertemuan berlangsung hangat dan membahas berbagai persoalan pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas, terutama setelah diterapkannya Pergub Nomor 02 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Irwan, mengatakan agenda tersebut bertujuan menyerap aspirasi dari para kepala Puskesmas, mendengar berbagai kendala di lapangan, sekaligus mencari solusi konkret guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.

“Bupati mengundang seluruh Kepala Puskesmas dan alhamdulillah hadir semua. Hanya tiga Puskesmas yang diwakili karena kepala pimpinannya berhalangan hadir,” ujar dr. Irwan kepada BEDAHNEWS.com usai pertemuan.

Dalam diskusi semi formal itu, para kepala Puskesmas memaparkan berbagai dinamika pelayanan kesehatan pascapenerapan regulasi baru JKA, termasuk persoalan teknis terkait status kepesertaan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Mukhlis meminta seluruh tenaga kesehatan tetap mengedepankan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

“Terkait Pergub JKA, Bupati meminta para Kepala Puskesmas untuk menyiasati dengan baik dalam memberikan pelayanan. Prinsipnya, pasien yang datang harus tertangani,” kata dr. Irwan mengutip arahan Bupati.

Bupati juga mengimbau masyarakat yang status kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif agar segera melapor ke kantor BPJS untuk proses aktivasi ulang, sehingga hak memperoleh layanan kesehatan tetap terjamin.

Selain membahas persoalan JKA, pertemuan itu turut menyoroti realisasi Biaya Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas. Bupati meminta setiap Puskesmas memaksimalkan penggunaan dana operasional sesuai aturan guna mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Persoalan keterbatasan sarana dan prasarana kesehatan juga menjadi perhatian dalam diskusi tersebut. Pemerintah Kabupaten Bireuen, kata dr. Irwan, berkomitmen melakukan pemenuhan fasilitas pendukung secara bertahap.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jeumpa, Husaini SKM, menyebut pertemuan tersebut memberi banyak arahan dan solusi bagi pengelola fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Kami mendapatkan arahan langsung dari Bupati, Ketua TP PKK, dan Kadiskes mengenai langkah-langkah strategis meningkatkan pelayanan, termasuk cara menyiasati regulasi JKA yang baru. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan bagi warga yang berobat,” pungkas Husaini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *